alexametrics

Gejala Kanker Prostat dan Penis yang Harus Diketahui

loading...
Gejala Kanker Prostat dan Penis yang Harus Diketahui
Pada tahap awal, kanker prostat umumnya muncul tanpa gejala. Namun, pada tahap lanjut, gejala seperti perubahan pola berkemih yang lebih sering pun muncul. (Medium)
A+ A-
JAKARTA - Kanker prostat dan kanker penis merupakan dua jenis kanker yang kerap menyerang pria. Di Indonesia, kanker prostat merupkan jenis kanker ketiga terbanyak di Indonesia setelah kanker paru-paru dan dubur. Sekitar 15 kasus ditemukan di setiap populasi berjumlah 100.000 orang, dan angka ini terus meningkat dengan cepat.

Ini tak lain karena banyak pria merasa perlu unjuk kejantanan, mereka lebih cenderung mengadopsi gaya hidup tidak sehat, yang diketahui dapat meningkatkan risiko kanker, dan menghiraukan tanda-tanda masalah kesehatan. Selain itu, diskusi mengenai kesehatan pria serta ajakan melakukan pemeriksaan kesehatan juga masih kurang dijumpai dibandingkan dengan pesan-pesan kesehatan yang biasanya ditujukan bagi wanita.

Akibatnya, para pasien tersebut umumnya beralasan, gejala-gejala yang mereka alami seperti letih berkelanjutan dan gangguan kemih hanya tanda penyakit ringan dan mereka harus kuat menghadapinya.



"Padahal, bila terus berlanjut, gejala-gejala tersebut dapat menjadi pertanda awal kanker pria, seperti kanker prostat dan penis," kata Dr. Richard Quek selaku Senior Consultant Medical Oncology dari Parkway Cancer Center (PCC).

Lebih lanjut Dr. Richard menjelaskan, pada tahap awal, kanker prostat umumnya muncul tanpa gejala. Namun pada tahap lanjut, gejala-gejala seperti perubahan pola berkemih yang lebih sering, sulit mulai atau berhenti, aliran lemah serta munculnya darah pada air seni dan nyeri tulang dapat muncul.

"Waktu adalah faktor kunci dalam perawatan kanker, tetapi kami justru sering mendapati pasien pria yang menunda memeriksakan diri ke dokter hingga kanker mereka telah mencapai tahap lanjut," kata dia.

Sebaliknya, kanker penis lebih jarang ditemui, tetapi akibatnya banyak orang juga tak familier dengan tipe kanker yang diasosiasikan dengan inveksi virus papiloma manusia (HPV) layaknya kanker serviks pada wanita. "Gejala yang perlu diperhatikan ialah munculnya benjolan, ruam atau lecet yang tak kunjung sembuh, serta pendarahan pada penis," ucap dia.
(alv)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak