alexametrics

Beberapa Wisata Populer di Jepang Tolak Rombongan Turis Nakal

loading...
Beberapa Wisata Populer di Jepang Tolak Rombongan Turis Nakal
Beberapa Wisata Populer di Jepang Tolak Rombongan Turis Nakal
A+ A-
BEBERAPA lokasi wisata populer di Jepang, dari kuil hingga bar, mulai menolak pengunjung asing dengan perilaku buruk mereka. Menurut laporan setempat, pemilik bisnis lokal dan operator wisata semakin frustrasi dengan perilaku tidak sopan kelompok wisatawan asing tertentu. Akibatnya, mereka melarang akses ke beberapa situs paling populer di negara itu.

Beberapa tempat yang menolak seperti Kuil Nanzoin di Sasaguri di Prefektur Fukuoka. Lokasi wisata yang menjadi rumah patung besar Reclining Buddha (Nehanzo) itu kini memasang tanda besar yang ditulis dalam 12 bahasa untuk memperingatkan pengunjung asing dalam kelompok besar agar tidak memasuki tempat suci pemujaan tersebut.

Kepala Kuil Nanzo-in, Kakujo Hayashi, mengatakan kepada surat kabar Jepang Asahi Shimbun, situs itu telah dibanjiri kelompok besar pengunjung luar negeri dalam 10 tahun terakhir. Setiap harinya antara 20 dan 30 bus penumpang wisatawan asing tiba ke lokasi dan mengganggu para pendeta kuil dengan berbagai kegiatan yang tidak patut, seperti membunyikan musik keras, bermain di air terjun suci yang diperuntukkan bagi para biksu Buddha, dan memanjat atap kuil.



Larangan ini tidak pandang bulu. Tidak hanya untuk kelompok wisatawan asing, kelompok pengunjung lokal yang nakal juga ditolak masuk. Meski menolak kelompok wisatawan dalam rombongan, situs ini tetap terbuka dan menerima pengunjung individu lokal dan internasional.

Larangan ini bukan pertama kali terjadi. Pada 2017, Kuil Yatsushiro-gu di Yatsushiro, Prefektur Kumamoto, untuk sementara waktu berhenti menerima tamu setelah jumlah kapal pesiar yang tiba di pelabuhan ter de kat meningkat enam kali lipat.
(don)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak