alexametrics

Erros Candra Merasa Tertantang Isi Soundtrack Jangan Sendirian

loading...
Erros Candra Merasa Tertantang Isi Soundtrack Jangan Sendirian
Musisi, Eross SO7 cukup tertantang didapuk sebagai pengisi soundtrack film horor Jangan Sendirian. / Foto: ist
A+ A-
JAKARTA - Film thriller horor terbaru besutan sutradara x.Jo dengan judul Jangan Sendirian telah memasuki tahap pasca produksi. Film produksi Lensadewa Sinema dan Adglow Pictures, serta didukung Double Tree Film itu melibatkan cukup banyak ahli di bidangnya, salah satunya adalah musisi Erros Candra, yang merupakan gitaris Sheila on 7.

Dalam proses editing, film tersebut menggunakan sentuhan teknologi CGI (Computer Generated Imagery). Merurut x.Jo, penggunaan tehnologi CGI berkualitas sangat membantu membuat pencitraan gambar yang diinginkan menjadi lebih hidup, terutama pada adegan tersulit dan imajiner. Hanya saja tim dan kru film, membutuhkan waktu lebih dan pembiayaan cukup mahal dalam pelaksanaanya.

"Harapan saya, film ini akan menjadi film horor yang berbeda dan segar, sehingga layak dinantikan kehadirannya di seluruh bioskop, terutama oleh para penggemar film horor yang datanya terus stabil," ungkap x.Jo di Jakarta ,Selasa (30/4).



Tenaga ahli yang dipercaya untuk menggarap sisi CGI adalah team Tanah Studio, yang selama ini sudah berpengalaman dalam membantu berbagai film besar Tanah Air yang membutuhkan pengerjaan CGI berkualitas.

Selain keunggulan konsep film dan kepiawaian para pemain, Eross Sheila on 7 pun turut dipinang untuk mengisi soundtrack. "Kami tidak meragukan lagi kreativitas Eross dalam mencipta banyak lagu hit, yang memiliki ciri khas pop tersendiri dan mudah mendapatkan hati para pencinta musik Tanah Air dari lintas generasi," jelas x.Jo.

Secara terpisah, Eross mengungkapkan cukup tertantang didapuk sebagai pengisi soundtrack film horor Jangan Sendirian ini, karena genre musik yang dijalani bersama band Sheila on 7 selama ini jelas jauh berbeda dan harus berimajinasi lebih, agar nuansa musik yang diciptakan benar-benar sejalan dengan alur cerita film.

Alih-alih dalam soundtrack Jangan Sendirian, justru Eross tidak menonjolkan sisi musik yang seram, sebaliknya justru menampilkan musik nge-beat dan megah. "Dalam proses pembuatan soundtrack film ini, kami merasakan hal yang berbeda, di sini kami harus lebih menggali lagi kreativitas serta imajinasi yang dimiliki agar seirama dengan alur dan tema cerita, karena hantu yang menyeramkan berbeda dari jenis film horor yang ada sebelumnya," tutur Eross.

Eross berharap, kerjasama pembuatan soundtrack film ini akan menjadi salah satu soundtrack yang enak didengar dan digemari penonton dan pencinta musik Tanah Air, sehingga pada saat nanti orang mendengar lagu tersebut diputar, maka secara otomatis teringat akan judul film Jangan Sendirian.

"Pembuatan soundtrack film Jangan Sendirian ini menjadi kado khusus tersendiri, karena dipercaya untuk menggarap suatu karya musik yang berbeda dengan imaginasi tanpa batas," pungkas Eross.

Sementara itu, Jangan Sendirian diklaim sangat berbeda dengan film horor yang sudah ada. Perbedaan utama adalah unsur klenik yang dihadirkan bukan mengusung hantu klasik biasa, melainkan menghadirkan beberapa sosok iblis (imajiner) yang akan meneror para tokoh dengan suasana keseraman, kengerian, dan histeria.

"Jika film horor klasik ceritanya mudah ditebak, maka film berjenis thriller horor ini akan dipenuhi dengan kejutan demi kejutan, nuansa horor yang mencekam dan tidak mudah ditebak alur ceritanya" papar Eksekutif Produser Adglow Pictures, Aji Fauzi.
(nug)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak