Vaksinasi Anak demi Cegah Penyakit
Sabtu, 22 Agustus 2020 - 11:15 WIB
loading...
Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - Memiliki tiga putri dengan jarak berdekatan tidak membuat blogger Istiana Susanti lupa melakukan vaksinasi , terutama saat tahun pertama. Baginya, vaksinasi adalah sebuah kewajiban.
Bagi Isti, panggilan akrab Istiana, melakukan vaksinasi adalah upaya orang tua mencegah anak-anaknya dari serangan penyakit saat usia mereka kurang dari setahun. Karena itu, dia disiplin melakukannya. Bahkan, dia juga memanfaatkan betul setiap pertemuannya dengan dokter anak untuk mengontrol berat badan anak (BB) anak.
"Apalagi saya punya pengalaman anak pertama saya sempat kekurangan gizi karena enggak kontrol BB. Nah, saya enggak mau kejadian lagi pada anak-anak saya yang lain. Karena itu, sambil vaksin biasanya saya konsultasi sepuasnya sama dokter anak saya," ungkapnya. (Baca: Unpad Akan Ajukan Uji Klinis Vaksin Covid-19)
Selama ini Isti memilih melakukan vaksinasi di rumah sakit bersama dokter anak yang biasa menangani anaknya. Satu hal yang menyenangkan baginya adalah saat membawa anak bayi yang baru lahir ke dokter untuk vaksin. Itulah saatnya Isti jalan-jalan dan itu menjadi kegiatan sederhana yang menyenangkan bagi ibu baru.
Vaksinasi memang menjadi sebuah hal yang dipelajarinya saat memiliki anak. Dia menganalisis mana saja vaksin yang dianggapnya penting di luar vaksin wajib. Untuk vaksin tambahan, dia memilih vaksin pneumokokus, rotavirus, dan MMR. Dia melakukan itu karena melihat banyak kasus pneumomia, diare dan campak rubela yang tinggi di Indonesia.
Bagi Isti, panggilan akrab Istiana, melakukan vaksinasi adalah upaya orang tua mencegah anak-anaknya dari serangan penyakit saat usia mereka kurang dari setahun. Karena itu, dia disiplin melakukannya. Bahkan, dia juga memanfaatkan betul setiap pertemuannya dengan dokter anak untuk mengontrol berat badan anak (BB) anak.
"Apalagi saya punya pengalaman anak pertama saya sempat kekurangan gizi karena enggak kontrol BB. Nah, saya enggak mau kejadian lagi pada anak-anak saya yang lain. Karena itu, sambil vaksin biasanya saya konsultasi sepuasnya sama dokter anak saya," ungkapnya. (Baca: Unpad Akan Ajukan Uji Klinis Vaksin Covid-19)
Selama ini Isti memilih melakukan vaksinasi di rumah sakit bersama dokter anak yang biasa menangani anaknya. Satu hal yang menyenangkan baginya adalah saat membawa anak bayi yang baru lahir ke dokter untuk vaksin. Itulah saatnya Isti jalan-jalan dan itu menjadi kegiatan sederhana yang menyenangkan bagi ibu baru.
Vaksinasi memang menjadi sebuah hal yang dipelajarinya saat memiliki anak. Dia menganalisis mana saja vaksin yang dianggapnya penting di luar vaksin wajib. Untuk vaksin tambahan, dia memilih vaksin pneumokokus, rotavirus, dan MMR. Dia melakukan itu karena melihat banyak kasus pneumomia, diare dan campak rubela yang tinggi di Indonesia.
Lihat Juga :