7 Ciri Ginjal Bermasalah, Salah Satunya Mudah Lelah
Rabu, 07 Agustus 2024 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
Ketika ginjal gagal menghilangkan racun dari darah, limbah dapat menumpuk dan menyebabkan kulit gatal atau ruam. Kondisi ini dikenal sebagai uremia.
Sesak napas atau kesulitan bernapas bisa menjadi tanda ginjal bermasalah. Ini biasanya terjadi ketika cairan berlebih menumpuk di paru-paru.
Masalah ginjal dapat menyebabkan retensi cairan yang berlebihan di tubuh, termasuk di paru-paru, yang dapat mengganggu pernapasan. Selain itu, anemia akibat masalah ginjal juga dapat menyebabkan sesak napas karena tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen.
Beberapa penyebab umum masalah ginjal meliputi:
1. Diabetes: Diabetes yang tidak terkontrol dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal, mengurangi kemampuannya untuk menyaring limbah.
2. Tekanan Darah Tinggi: Hipertensi dapat merusak pembuluh darah di ginjal, menyebabkan kerusakan ginjal dari waktu ke waktu.
3. Glomerulonefritis: Peradangan pada glomeruli, unit penyaringan kecil di dalam ginjal.
4. Penyakit Ginjal Polikistik: Kondisi genetik yang menyebabkan kista di ginjal.
5. Infeksi Saluran Kemih: Infeksi yang tidak diobati dapat menyebar ke ginjal dan menyebabkan kerusakan.
6. Obat-obatan Tertentu: Penggunaan jangka panjang obat-obatan tertentu, seperti NSAID, dapat merusak ginjal.
7. Kanker Ginjal: Pertumbuhan sel abnormal di ginjal.
Baca Juga: 4 Penyebab Gagal Ginjal Akut, Menyerang Usia Produktif
7. Nafas Pendek atau Sesak Nafas
Sesak napas atau kesulitan bernapas bisa menjadi tanda ginjal bermasalah. Ini biasanya terjadi ketika cairan berlebih menumpuk di paru-paru.
Masalah ginjal dapat menyebabkan retensi cairan yang berlebihan di tubuh, termasuk di paru-paru, yang dapat mengganggu pernapasan. Selain itu, anemia akibat masalah ginjal juga dapat menyebabkan sesak napas karena tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen.
Penyebab Ginjal Bermasalah
Beberapa penyebab umum masalah ginjal meliputi:
1. Diabetes: Diabetes yang tidak terkontrol dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal, mengurangi kemampuannya untuk menyaring limbah.
2. Tekanan Darah Tinggi: Hipertensi dapat merusak pembuluh darah di ginjal, menyebabkan kerusakan ginjal dari waktu ke waktu.
3. Glomerulonefritis: Peradangan pada glomeruli, unit penyaringan kecil di dalam ginjal.
4. Penyakit Ginjal Polikistik: Kondisi genetik yang menyebabkan kista di ginjal.
5. Infeksi Saluran Kemih: Infeksi yang tidak diobati dapat menyebar ke ginjal dan menyebabkan kerusakan.
6. Obat-obatan Tertentu: Penggunaan jangka panjang obat-obatan tertentu, seperti NSAID, dapat merusak ginjal.
7. Kanker Ginjal: Pertumbuhan sel abnormal di ginjal.
Baca Juga: 4 Penyebab Gagal Ginjal Akut, Menyerang Usia Produktif
(dra)
Lihat Juga :