Ahli Gizi Tanggapi Usulan Gibran Ganti Nasi dengan Mi di Makan Siang Gratis

Selasa, 06 Agustus 2024 - 20:15 WIB
loading...
Ahli Gizi Tanggapi Usulan...
Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka, mendapat perhatian publik setelah menyatakan bahwa mi bisa menggantikan nasi dalam menu makan siang gratis. Foto/Riyan Rizki Roshali
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka , mendapat perhatian publik setelah menyatakan bahwa mi bisa menggantikan nasi dalam menu makan siang gratis. Hal ini diungkap saat melakukan uji coba makan bergizi gratis di SDN 4 Tangerang, Banten pada Senin, 5 Agustus 2024.

Pada kesempatan itu, Gibran mengatakan bahwa mi , terutama yang terbuat dari jagung, dapat menjadi alternatif nasi . Hanya saja, nutrisi yang dibutuhkan harus terpenuhi sehingga anak tetap bisa tumbuh sehat.

"Nggak harus nasi setiap hari, bisa diganti mi dan yang terbuat dari jagung. Intinya harus terpenuhi nutrisi gizinya," kata Gibran.

Guru Besar Ilmu Gizi IPB Prof. Dr. Ir. H. Hardinsyah, MS memberikan tanggapan bahwa menggunakan berbagai sumber karbohidrat seperti ubi, singkong, roti, hingga getuk dan mi dalam menu makanan adalah hal yang baik untuk keberagaman.

Baca Juga: Gibran Tak Masalah Nasi Jagung Masuk Menu Makan Bergizi Gratis



Menurutnya, penggunaan mi sebagai alternatif bukan masalah. Asalkan tidak dikonsumsi setiap hari dan dirotasi dengan sumber karbohidrat lain.

"Kan kalau itu menjadi selingan atau bergiliran. Misalnya hari ini jagung, besok nasi, ubi, berikutnya roti, mi, nasi lagi," jelas Prof Hardinsyah saat dihubungi SINDOnews, Selasa (6/8/2024).

"Bukan berarti setiap hari mi kan? Hanya sebagai bergiliran itu bagian dari keberagaman," lanjutnya.

Prof. Hardinsyah juga menekankan pentingnya melengkapi makanan tersebut dengan lauk-pauk yang bergizi seperti tempe, telur, ayam, dan ikan, serta susu jika memungkinkan. Ia menambahkan bahwa terigu yang digunakan dalam mi sudah diperkaya dengan vitamin dan mineral, yang membantu pemenuhan kebutuhan gizi.

Baca Juga: Waspada! Makan Mi Bersama Nasi Bisa Buat Organ Tubuh Rusak

"Misalnya hari ini tempe sama telur, besok tempe sama ayam. Lusa lagi ikan sama telur. Kalau mampu ada susu," sarannya.

"Kalau telur dua butir, susu dua gelas," tambahnya.

Adapun hal penting lainnya menurut Prof. Hardinsyah, adalah memastikan makanan yang disajikan enak. Makan siang gratis yang diberikan ke anak-anak Indonesia harus tidak membosankan, dan tidak menyebabkan alergi pada anak-anak.

Di sisi lain, cara penyajian makanan juga harus menarik dan melibatkan partisipasi anak-anak. Sehingga bisa membuat mereka lebih antusias dan nyaman saat makan.

Baca Juga: Benarkah Nasi Sisa Kemarin Mengandung Kadar Gula Lebih Rendah?

"Jadi nggak hanya jenisnya, cara ngolahnya supaya bisa makan enak, tapi bagaimana menyajikannya. Jangan kayak di pengungsian, suruh berbaris, disendokin, cara penyajiannya harus menarik dan nggak bikin anak ketakutan," ujarnya.

"Bahkan kalau bisa melibatkan partisipasi anak. Dia bagi-bagi di kelasnya, berdoa bareng, cuci piringnya. Kalau ada partisipasi nggak ada masalah," tandasnya.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivasi Digital Kreatif,...
Aktivasi Digital Kreatif, Spicy Challenge Guncang Kampus UBM
Sering Dijadikan Bekal,...
Sering Dijadikan Bekal, Mi Instan dan Nasi Berbahaya untuk Anak! Ini Penjelasan Dokter
Istri Pandji Pragiwaksono...
Istri Pandji Pragiwaksono Tak Terima Anak Dihina Fisik Buntut 'Mens Rea'
Benarkah Nasi Dingin...
Benarkah Nasi Dingin Lebih Rendah Kalori? Begini Penjelasan Dokter
Ngitung Harga Mi sampai...
Ngitung Harga Mi sampai Rp150 Ribu, Azia Bikin Pembeli Syok!
Pagi Sehat Bareng Mi...
Pagi Sehat Bareng Mi Burung Dara 2025, CFD Serentak di Enam Kota, Lihat Keseruannya!
Gibran Ajak Mahasiswa...
Gibran Ajak Mahasiswa Kunker ke Ende hingga Papua
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Rekomendasi
BMW Mengkonfirmasi M3...
BMW Mengkonfirmasi M3 Generasi Berikutnya Tidak Akan Gunakan PHEV
Ini Tampang Tersangka...
Ini Tampang Tersangka Baru Kasus MBG Memakai Rompi Tahanan Kejagung
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Berita Terkini
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Richard Lee Ajukan Penangguhan...
Richard Lee Ajukan Penangguhan Penahanan karena Sakit, Istri Jadi Jaminan
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved