alexametrics

Ini Pentingnya Imunisasi bagi Kesehatan Bayi dan Anak

loading...
Ini Pentingnya Imunisasi bagi Kesehatan Bayi dan Anak
Imunisasi adalah upaya pengebalan tubuh yang dapat diperoleh secara aktif maupun pasif. Imunisasi aktif dilakukan dengan memberi vaksin pada individu. (babygooroo)
A+ A-
JAKARTA - Imunisasi adalah upaya pengebalan tubuh yang dapat diperoleh secara aktif maupun pasif. Imunisasi aktif dilakukan dengan memberi vaksin pada individu. Upaya ini telah terbukti efektif dan aman di seluruh dunia. Sebenarnya ada dua upaya kesehatan masyarakat yang paling berhasil, efisien, dan efektif yaitu imunisasi dan penyediaan air bersih.

Di Indonesia bayi dan balita seyogianya menerima lima vaksin yang ditujukan untuk mencegah sembilan penyakit menular berbahaya. Kesembilan penyakit yang diprioritaskan di Indonesia adalah Hepatitis B, Tuberkulosis, Polio, Difteri, Tetanus, Pertusis, Hemofilus influenzae tipe b, Campak, dan Rubela.

Semua pihak terus berupaya menambah jumlah penyakit yang bisa diimunisasi namun berbagai kendala dan keterbatasan harus diperhitungkan. Di seluruh dunia, hanya ada 40 penyakit yang memiliki vaksin sebagai upaya pencegahan. Ini terjadi karena membuat vaksin adalah pekerjaan besar dan sulit. Vaksin yang lolos pasti telah melewati berbagai tahap yang tidak ringan.



Sementara, terdapat lima vaksin untuk kesembilan penyakit yang diberikan saat bayi. Diantaranya adalah BCG, Polio tetes dan injeksi, Pentabio (yang berisi DPT-Hepatitis B-HIB dan MR (campak rubela). Beragam jenis vaksin sendiri diberikan sesuai dengan usia bayi. Umur minimal ini perlu dipatuhi, demikian pula dengan jarak antar vaksin.

Vaksin disediakan di sarana kesehatan pemerintah dan swasta. Pelayanan di sarana pemerintah dapat diperoleh cuma-cuma dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Namun, di Indonesia masih ada beberapa vaksin lain yang tidak diberikan secara masal oleh pemerintah.

Vaksin tersebut dapat diperoleh di jalur swasta. Beberapa penyakit yang mempunyai vaksin namun tidak disediakan di sarana pemerintah antara lain adalah Infeksi Rotavirus, infeksi karena Streptococcus pneumoniae, Influenza, Hepatitis A, Cacar air, Demam tifoid, Mumps atau Gondong, Japanese encephalitis, kanker leher rahim, dan Demam Berdarah.

Semua vaksin di Indonesia telah lolos saringan super ketat, melewati tahap yang begitu panjang, dan terbukti telah menyelamatkan banyak nyawa di seluruh dunia. Sekalipun variasi biaya relatif tidak sangat ringan, dibandingkan biaya yang harus dikeluarkan ketika sakit, biaya imunisasi jauh lebih rendah.
(alv)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak