alexametrics

Terjun ke Dunia Bisnis, Jay Park Bangun Perusahaan Soju

loading...
Terjun ke Dunia Bisnis, Jay Park Bangun Perusahaan Soju
Jay Park tengah merenungkan strategi pemasaran bisnis sojunya secara serius. / Foto: Tabernacle Atlanta
A+ A-
JAKARTA - Sukses berkarier di dunia hiburan sebagai penyanyi ternama, rupanya tak membuat Jay Park merasa puas begitu saja. Mantan personel 2PM itu pun kini mencoba peruntungan baru dengan terjun ke dunia bisnis.

Seperti dilansir Koreaboo, Jay Park dikabarkan akan membangun perusahaan soju sendiri. Kabar ini diungkapkan Jay Park secara langsung melalui sebuah siaran HiphopLE. Dan saat ini, penyanyi 32 tahun itu tengah melakukan persiapan mendirikan perusahaan sojunya.

Di acara itu, Jay Park menjelaskan bahwa tidak seperti banyak selebritas di masyarakat Barat yang masuk ke bisnis minuman keras, selebritas Korea hanya terlibat dalam iklan dan cenderung tidak memulai bisnis sendiri.



Jay menyatakan bahwa orang memiliki gagasan bahwa soju bukan minuman keras yang baik, tetapi dia tidak setuju dengan persepsi itu. Jay Park sendiri memiliki penilaian yang berbeda tentang minuman tersebut.

"Ketika saya merilis lagu tentang soju, teman-teman Barat saya ingin mencobanya. Bahkan ada beberapa teman Afrika-Amerika yang sekarang hanya minum soju setelah saya memperkenalkannya kepada mereka. Selebritas asing seperti Jay-Z sudah mengelola bisnis minuman keras mereka sendiri," kata Jay Park.

Ketika ditanya tentang seberapa jauh dia dalam proses memulai bisnis soju sendiri, Jay Park mengungkapkan bahwa dia berada di tahap awal. Saat ini penyanyi AS-Korea itu pun tengah merenungkan strategi pemasarannya dengan serius.

"Ada dalam pengerjaan, dan kami sedang mengerjakan bagaimana itu akan dipasarkan dan didistribusikan. Setelah soju dibuat, saya tidak ingin menyewa idola wanita terkenal untuk mengiklankannya. Saya ingin menyimpannya dalam budaya hip-hop," tutur Jay Park.
(nug)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak