Mengenal Retinopati Diabetik, Penyakti Mata Akibat Diabetes
Jum'at, 11 Oktober 2024 - 00:05 WIB
loading...
Retinopati diabetik (RD) atau penyakit mata diabetik adalah salah satu bentuk komplikasi diabetes. Di mana kadar gula yang tinggi mengakibatkan kerusakan. Foto/Metropolis Healthcare
A
A
A
JAKARTA - Retinopati diabetik (RD) atau penyakit mata diabetik adalah salah satu bentuk komplikasi diabetes. Di mana kadar gula yang tinggi mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah retina mata, terutama di jaringan-jaringan yang sensitif terhadap cahaya.
Kondisi ini dapat diderita oleh siapa pun yang mengidap diabetes tipe 1 atau 2. Terutama mereka yang gula darahnya tidak terkontrol dan telah menderita diabetes dalam jangka waktu yang lama.
"Pada awalnya, RD sering kali hanya menunjukkan gejala ringan, atau bahkan tidak menimbulkan gejala sama sekali. Namun apabila tidak ditangani, RD dapat menyebabkan kebutaan," kata Guru Besar dan Kepala Departemen Ilmu Kesehatan Mata, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada Prof. dr. Muhammad Bayu Sasongko, Sp.M(K), M.Epi, PhD saat Peluncuran Peta Jalan Kesehatan Penglihatan 2025-2030 Hari Penglihatan Sedunia 2024 secara daring pada Kamis, 10 Oktober 2024.
"Oleh karena itu, penderita diabetes selalu disarankan untuk melakukan pemeriksaan mata rutin, setidaknya satu kali dalam setahun meskipun tidak merasakan keluhan apa pun pada mata," sambungnya.
Baca Juga: Mengenal Penyakit Mata Bengkak, Penyebabnya dari Alergi hingga Kurang Tidur
Kondisi ini dapat diderita oleh siapa pun yang mengidap diabetes tipe 1 atau 2. Terutama mereka yang gula darahnya tidak terkontrol dan telah menderita diabetes dalam jangka waktu yang lama.
"Pada awalnya, RD sering kali hanya menunjukkan gejala ringan, atau bahkan tidak menimbulkan gejala sama sekali. Namun apabila tidak ditangani, RD dapat menyebabkan kebutaan," kata Guru Besar dan Kepala Departemen Ilmu Kesehatan Mata, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada Prof. dr. Muhammad Bayu Sasongko, Sp.M(K), M.Epi, PhD saat Peluncuran Peta Jalan Kesehatan Penglihatan 2025-2030 Hari Penglihatan Sedunia 2024 secara daring pada Kamis, 10 Oktober 2024.
"Oleh karena itu, penderita diabetes selalu disarankan untuk melakukan pemeriksaan mata rutin, setidaknya satu kali dalam setahun meskipun tidak merasakan keluhan apa pun pada mata," sambungnya.
Baca Juga: Mengenal Penyakit Mata Bengkak, Penyebabnya dari Alergi hingga Kurang Tidur
Lihat Juga :