alexametrics

Cowok Selingkuh? Ini 4 Efek yang Dialami Cewek

loading...
Cowok Selingkuh? Ini 4 Efek yang Dialami Cewek
Diselingkuhin pas lagi sayang-sayangnya memang sangat menyakitkan dan sangat berpengaruh pada kesehatan mental. Foto/The F Thing.
A+ A-
JAKARTA - Diselingkuhin pas lagi sayang-sayangnya memang sangat menyakitkan dan sangat berpengaruh pada kesehatan mental. Letter F sempat mewawancarai empat perempuan yang pernah diselingkuhin dan ini efeknya.

Kasus 1 – Level insecure meningkat
“Saya pernah mengalami itu dua kali. Saya sudah melakukan apapun yang saya bisa lakukan untuk mencoba memperbaiki hubungan, sampai terapi. Tapi, meskipun sudah setahun, tetap masih kepikiran dia lagi apa, sekarang gimana, sama siapa. Bahkan ketika keadaan udah membaik pun, dia masih tetap aja selingkuh. Until I realize that it’s not worth it. Kepercayaan juga sulit ada lagi kalau udah dirusak.”

Kasus 2 – Jadi tegas
“Jujur, saya udah mengalami ini beberapa kali. Mereka selalu bertingkah kayak nyesel, tapi mereka melakukannya lagi. Dan saya tidak lagi mempercayai mereka, dan saya memiliki hak untuk merasa seperti itu. Sekarang, sih, sudah enggak bisa toleransi lagi, kalau ada kejadian gini lagi, langsung putus dan enggak akan mau ngontak mereka sama sekali, meskipun masih sayang.” (Baca juga: Choi Won Young Bahagia Dapat Peran di Drama Mystic Pop-Up Bar).



Kasus 3 – Bagian dari pendewasaan diri
“Dari awal, saya ngerasa kalau harga diri saya rendah, tapi keterikatan diri saya tinggi. Dia selalu menunjukkan penyesalan dan keinginan untuk berubah, setelah itu saya pasti langsung maafin. Terus balikan lagi dan kita bareng sekitar 1,5 tahun, itu baik-baik saja. Tetapi pada titik tertentu, kami tahu bahwa hubungan itu memburuk dan bahwa kami tidak lagi menikmati perusahaan satu sama lain seperti dulu. Pada akhirnya, kami sepakat untuk berpisah.”

Kasus 4 – Tetap waspada
“Jadi selingkuhnya sekitar 10 tahun lalu, terus dia minta maaf dan kita balikan. Tapi jadinya, ya, susah untuk menumbuhkan rasa kepercayaan lagi ke dia. Bawaannya curiga dan pasti trauma, dan bagusnya, sih, dia ngeh ini. Sejak saat itu, dia selalu membuktikan bahwa saya bisa percaya sama dia lagi. Dan akhirnya perlahan rasa percaya balik lagi dan kita sekarang sudah menikah dan punya anak. Saya rasa dia hanya beberapa dari sebagian kecil yang benar-benar menyesal sempat khilaf dan malah membuatnya menjadi cowok yang lebih baik dan jadi lebih tahu tanggung jawab.”
(tdy)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak