Selama Pandemi, Masyarakat Makin Sadar Pentingnya Asupan Gizi

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 23:23 WIB
loading...
Selama Pandemi, Masyarakat...
Produk makanan dan minuman sehat kaya gizi seperti susu, suplemen, menjadi hal yang paling dicari konsumen selain produk-produk kebutuhan sanitasi. / Foto: ist
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada dunia usaha, tapi juga mengubah perilaku pelanggan di seluruh dunia. Pandemi telah mengubah kebiasaan masyarakat dalam menyikapi kesehatan diri. Kini pelanggan pun makin sadar pentingnya nutrisi dan asupan gizi.

(Baca juga: Chadwick Boseman Alami Kanker Usus, Ini 13 Faktor Penyebabnya )

Menyambut Hari Pelanggan Nasional 2020 yang diperingati setiap 4 September, Frisian Flag berupaya meningkatkan layanan untuk kemudahan pelanggan mendapatkan informasi dan produk-produk minuman berbasis susu yang bergizi. Mengusung visi Nourishing by Nature melalui ketersediaan gizi berkualitas, Frisian Flag juga ingin berkontribusi secara positif bagi masyarakat Indonesia.

Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro mengatakan bahwa Hari Pelanggan Nasional adalah momen penting bagi Frisian Flag Indonesia (FFI) untuk terus menjaga kepercayaan dengan menyediakan produk dan layanan terbaik kepada pelanggan.

"FFI terus berinovasi untuk memproduksi minuman susu berkualitas untuk menjadi favorit keluarga serta meningkatkan layanan agar pelanggan mudah mendapatkan produk kami, terutama di masa ini," ujar Andrew melalui keterangan resminya, Sabtu (29/8).

Menurut dia, meski masyarakat dihadapkan pada keterbatasan mobilitas dengan adanya adaptasi kebiasaan baru (AKB) , produk-produk Frisian Flag tetap mudah diperoleh agar pelanggan bisa terus menyediakan minuman bergizi untuk diri dan keluarganya. "Kami juga terus berupaya untuk menjadi mitra keluarga Indonesia dengan terus memberikan informasi tentang pentingnya edukasi gizi dan menjaga kesehatan," lanjutnya.

(Baca juga: Jakarta Catatkan Penambahan Kesembuhan Covid-19 Tertinggi )

Dalam satu jurnal yang diterbitkan konsultan manajemen multinasional McKinsey, diisyaratkan kecenderungan konsumen yang menomorduakan harga dan lebih mementingkan nilai produk di masa pandemi. Hal ini menunjukkan sikap konsumen yang mengutamakan manfaat khususnya yang menyangkut aspek kesehatan. Produk makanan dan minuman sehat kaya gizi seperti susu, suplemen, menjadi hal yang paling dicari konsumen selain produk-produk kebutuhan sanitasi, seperti sabun, tisu, atau pembersih.

"Senada dengan survei konsumen di atas, produk kesehatan seperti makanan sehat, suplemen, minuman kaya gizi seperti susu dan yoghurt menjadi barang yang paling dicari, karena saat ini konsumen lebih fokus pada produk-produk yang memiliki nilai bagi kesehatannya," ujar Dosen Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen IPB, Dr. Megawati Simanjuntak, SP, MSi.

Psikolog Keluarga, Ajeng Raviando juga mengatakan bahwa saat ini terjadi perubahan perilaku konsumen yang tercermin dari keputusannya membeli kebutuhan sehari-hari. Konsumen sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan dan menjadikan risiko kesehatan sebagai pertimbangan utama.

Peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga dinilai Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan (PKGK) FKM Universitas Indonesia Ir. Ahmad Syafiq, M.Sc. Ph.D sebagai satu perubahan perilaku yang positif. "Di tengah AKB, masyarakat mau tidak mau harus beradaptasi dan terus mencari informasi tentang kesehatan. Dalam situasi seperti ini menjaga imunitas tubuh menjadi hal yang utama dengan teratur mengasup makanan bergizi," kata Syafiq.

(Baca juga: Mengenal Kanker Usus Seperti yang Dialami Chadwick Boseman )

Sebagai mitra keluarga Indonesia selama 98 tahun, Frisian Flag juga giat menyebarkan informasi untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga khususnya tentang asupan gizi seimbang dan gaya hidup sehat di masa AKB. "Literasi gizi untuk kesehatan diri dan keluarga sangat penting sebagai dasar pemahaman bagi perubahan perilaku dalam membangun keluarga Indonesia yang kuat. Sebagai bangsa, kita harus membangun diri menjadi bangsa yang lebih baik yang menghargai dan menjaga kesehatannya," tutup Andrew.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPOM Minta Nestle Tarik...
BPOM Minta Nestle Tarik Sufor S-26 Promil Gold pHPro 1 karena Berpotensi Tercemar Toksin Cereulide
Inovasi Herbal Duzi,...
Inovasi Herbal Duzi, dari Tulungagung untuk Kesehatan Dunia
Kunjungi 20 Masjid,...
Kunjungi 20 Masjid, Ramadhan Roadshow Kesehatan Ajak Masyarakat Lakukan Kegiatan Positif
Subvarian Orthrus di...
Subvarian Orthrus di Indonesia Diyakini Bergejala Ringan, namun Rawan untuk Kelompok Ini
Rayakan Ultah, CTEC...
Rayakan Ultah, CTEC Dukung Anak dengan Gangguan Pendengaran Meraih Mimpi
Penerapan Konsep Self...
Penerapan Konsep Self Love yang Baik Dapat Berikan Dampak Positif
UE Kecam China yang...
UE Kecam China yang Berlakukan Bea Masuk Tinggi Produk Susu
Bidik Pasar Singapura,...
Bidik Pasar Singapura, KIN dan Morinaga Kolaborasi Hadirkan Inovasi Susu Premium
Diskon Untuk Susu Formula...
Diskon Untuk Susu Formula Dilarang Pemerintah,  Ibu-ibu Keberatan
Rekomendasi
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Kelompok Suporter Eropa...
Kelompok Suporter Eropa Kritik FIFA: Tribun Piala Dunia 2026 Minim Pemisahan Penonton
Berita Terkini
Mulai Tahun Depan, Grammy...
Mulai Tahun Depan, Grammy Awards Tambah Kategori Musik Pop Asia
Karina Ranau Didorong...
Karina Ranau Didorong Pria hingga Terjatuh Saat Tegur Parkir Motor
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 73, Penyergapan Pecah Menjadi Baku Tembak dan Pertarungan Sengit
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Infografis
Biaya Perang Pakistan-India...
Biaya Perang Pakistan-India selama 4 Pekan, Siapa Paling Boncos?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved