Deteksi Dini Kanker lewat Teknologi Canggih yang Lebih Sensitif
Selasa, 26 November 2024 - 09:21 WIB
loading...
A
A
A
Presiden Direktur Mandaya Hospital Group Dr. Ben Widaya mengatakan teknologi Cyclotron dan Digital PET Scan bekerja secara sinergis.
"Cyclotron berfungsi untuk memproduksi zat pelacak, yang kemudian dibaca oleh Digital PET Scan. Ini membantu dalam mendeteksi kanker lebih awal, bahkan yang berukuran kecil sekalipun. Dengan teknologi terbaru ini, kami dapat menghasilkan gambar yang lebih tajam dan sensitif, yang sangat membantu dalam mengurangi kemungkinan misdiagnosis," ujar Dr. Ben.
Kehadiran Cyclotron dan Digital PET/CT Scan ini juga membawa dampak positif bagi aksesibilitas pelayanan kesehatan. Pasien kanker di Indonesia kerap menghadapi tantangan untuk mendapatkan pemeriksaan PET/CT Scan, dengan beberapa harus menunggu hingga tiga bulan atau bahkan memilih berobat ke luar negeri.
"Ini adalah kabar baik untuk kesehatan Indonesia. Dengan adanya fasilitas baru ini, kami harap antrian pasien untuk pemeriksaan dapat berkurang, sehingga lebih banyak pasien yang bisa mendapatkan diagnosis dan pengobatan tepat waktu," ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin.
Teknologi pengobatan kanker mutakhir lainnya, seperti Radioterapi Elekta Versa HD, Brakiterapi Flexitron, Imunoterapi, serta berbagai metode ablasi. Dengan kehadiran Cyclotron dan Digital PET Scan, semakin memperkuat posisi Mayapada Hospital sebagai pusat perawatan kanker kelas dunia.
"Cyclotron berfungsi untuk memproduksi zat pelacak, yang kemudian dibaca oleh Digital PET Scan. Ini membantu dalam mendeteksi kanker lebih awal, bahkan yang berukuran kecil sekalipun. Dengan teknologi terbaru ini, kami dapat menghasilkan gambar yang lebih tajam dan sensitif, yang sangat membantu dalam mengurangi kemungkinan misdiagnosis," ujar Dr. Ben.
Kehadiran Cyclotron dan Digital PET/CT Scan ini juga membawa dampak positif bagi aksesibilitas pelayanan kesehatan. Pasien kanker di Indonesia kerap menghadapi tantangan untuk mendapatkan pemeriksaan PET/CT Scan, dengan beberapa harus menunggu hingga tiga bulan atau bahkan memilih berobat ke luar negeri.
"Ini adalah kabar baik untuk kesehatan Indonesia. Dengan adanya fasilitas baru ini, kami harap antrian pasien untuk pemeriksaan dapat berkurang, sehingga lebih banyak pasien yang bisa mendapatkan diagnosis dan pengobatan tepat waktu," ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin.
Teknologi pengobatan kanker mutakhir lainnya, seperti Radioterapi Elekta Versa HD, Brakiterapi Flexitron, Imunoterapi, serta berbagai metode ablasi. Dengan kehadiran Cyclotron dan Digital PET Scan, semakin memperkuat posisi Mayapada Hospital sebagai pusat perawatan kanker kelas dunia.
(tdy)
Lihat Juga :