Benarkah Galon Polikarbonat Bisa Sebabkan Kanker?

Senin, 24 Februari 2025 - 09:37 WIB
loading...
Benarkah Galon Polikarbonat...
Penggunaan galon polikarbonat dikaitkan dengan beragam masalah kesehatan seperti kanker. Benarkah? Foto/ fox news
A A A
JAKARTA - Isu penggunaan galon polikarbonat terhadap beragam masalah kesehatan hingga kanker lantaran mengandung Bisphenol A (BPA) terus bergulir. Praktisi kesehatan pun mengungkap faktanya.

Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo menegaskan bahwa tidak ada hubungan kanker dengan meminum air dari galon polikarbonat.

"Kebanyakan karena paparan-paparan gaya hidup seperti kurang olahraga dan makan makanan yang salah, merokok, dan lain sebagainya. Jadi belum ada penelitian air galon itu menyebabkan kanker," kata Aru.

Anggota Yayasan Kanker Indonesia Dr. Nadia A Mulansari SpPD-KHOM juga mengatakan hal yang sama. Dia menjelaskan bahwa sekira 10-15 persen paparan kanker berasal dari genetik dan sisanya sekitar 90-95 persen itu sporadik atau lebih ke lingkungan.

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra mengatakan bahwa meminum air dari galon polikarbonat atau guna ulang tidak akan menyebabkan gangguan kesehatan. Dia mengatakan, galon-galon tersebut sudah memiliki SNI dan telah melewati serangkaian penelitian dan uji kecocokan pangan.

Dia menjelaskan bahwa BPA memang berbahaya sebagai zat berdiri sendiri. Namun, apabila sudah terpolimerisasi menjadi material baru seperti polikarbonat, maka akan menghilangkan bahaya yang terkandung dalam zat tersebut.

"Kalau semua produk terutama kemasan itu sudah terstandar SNI ya, tandanya dia juga level toleransinya terhadap cemaran itu tidak membahayakan," katanya.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam sebuah penjelasan juga memastikan bahwa penggunaan galon guna ulang aman alias tidak memiliki dampak terhadap kesehatan. BPOM mengimbau masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang beredar.

Dalam penjelasannya, BPOM mengutip kajian Otoritas Keamanan Pangan Eropa (EFSA) yang menyatakan bahwa belum ada risiko bahaya kesehatan terkait BPA. Hal ini karena data paparan BPA terlalu rendah untuk menimbulkan bahaya kesehatan.

Dijelaskannya, kalaupun ada migrasi masih dalam batas aman sehingga belum ada risiko bahaya kesehatan terkait paparan BPA. EFSA menetapkan batas aman paparan BPA oleh konsumen adalah 4 mikrogram/kg berat badan/hari.

Sementara, BPOM telah menetapkan Peraturan Nomor 20 Tahun 2019 tentang kemasan pangan yang mengatur persyaratan keamanan kemasan pangan termasuk batas maksimal migrasi BPA maksimal 0,6 bpj (600 mikrogram/kg) dari kemasan PC untuk memastikan paparan BPA pada tingkat aman.

"Beberapa penelitian internasional juga menunjukkan penggunaan kemasan PC termasuk galon AMDK secara berulang tidak meningkatkan migrasi BPA," kata BPOM seperti dikutip website resminya.

Isu bahaya dan migrasi BPA juga telah terbantahkan melalui tiga penelitian independen yang dilakukan Kelompok Studi Kimia Organik Universitas Sumatra Utara (USU), Universitas Islam Makassar (UIM) dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Ketiga penelitian tersebut mendapati bahwa tidak ada migrasi BPA dari galon polikarbonat ke dalam air minum.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peduli Anak Penderita...
Peduli Anak Penderita Kanker, Bayan Gelar Bayrun For Charity 2023
Aida Saskia Ajak Anak-Anak...
Aida Saskia Ajak Anak-Anak Pengidap Kanker agar Jangan Pernah Patah Semangat
Ikut Rayakan Hari Kanker...
Ikut Rayakan Hari Kanker Anak Sedunia, Maudy Koesnaedi Bagikan Hadiah Istimewa
15 Februari sebagai...
15 Februari sebagai Peringatan Hari Kanker Anak Sedunia, Ini Sejarah dan Tujuannya
Leukimia Dominasi Angka...
Leukimia Dominasi Angka Kanker pada Anak, IDAI Ingatkan Pentingnya Jaga Gaya Hidup Sehat
Suga BTS Rayakan Ultah...
Suga BTS Rayakan Ultah dengan Berdonasi untuk Anak-Anak Penderita Kanker
Hermanto Tanoko Kabulkan...
Hermanto Tanoko Kabulkan Mimpi Anak-anak Penyintas Kanker Bersama Cleo
Social Smile dan YKAI...
Social Smile dan YKAI Bantu 5.000 Anak Penyintas Kanker
Bersama Pita Kuning,...
Bersama Pita Kuning, Valbury Bantu Anak Penderita Kanker di Jabodetabek
Rekomendasi
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Berita Terkini
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Liburan Mewah Tanpa...
Liburan Mewah Tanpa Menguras Anggaran: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Potret Alyssa Daguise...
Potret Alyssa Daguise dan Baby Soleil Jadi Sorotan, Perhiasan yang Dipakai Tembus Rp1,2 Miliar
Pembuktian Irish Bella...
Pembuktian Irish Bella jadi Produser di Film Horor Dosa, Tayang 11 Juni
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved