Monstera Masih Jadi Primadona Tren Tanaman Hias 2025, Sehelai Daun Dibanderol Rp100 juta

Kamis, 17 Juli 2025 - 07:18 WIB
loading...
Monstera Masih Jadi...
Tanaman hias bukan lagi sekadar dekorasi meja atau sudut ruang tamu. Foto/Dimas Andhika.
A A A
DEPOK - Tanaman hias bukan lagi sekadar dekorasi meja atau sudut ruang tamu. Di tahun 2025, mereka menjelma menjadi simbol gaya hidup sehat, elemen desain interior yang prestisius, bahkan aset investasi bernilai tinggi. Dan di tengah geliat tren ini, satu nama terus mencuri perhatian adalah Monstera.

Monstera adalah tanaman tropis asal Amerika Tengah dan Selatan, dikenal dengan daun besar yang berlubang alami. Bentuknya yang unik ini membuat Monstera kerap dijuluki “daun bolong.” Dari segi botani, tanaman ini masuk dalam keluarga Araceae, dengan jenis paling populer antara lain Monstera deliciosa, Monstera adansonii, dan varietas langka seperti Monstera variegata.

Baca juga: Tanaman Hias yang Mengubah Hidup Sueb di Tajurhalang Bogor

Keindahan Monstera tidak hanya pada bentuk daun yang estetik, tetapi juga pada keragaman mutasi warna yang muncul secara alami maupun hasil pembiakan selektif. Kombinasi warna putih, hijau muda, kuning, bahkan kebiruan, menjadikan setiap tanaman unik seperti karya seni hidup.

Meski sudah lama dikenal di kalangan pecinta tanaman, pamor Monstera mulai melejit sejak masa pandemi 2020. Saat itu, masyarakat mencari kegiatan produktif di rumah, dan merawat tanaman menjadi salah satu pilihan populer. Monstera dengan cepat menonjol karena tampilannya yang fotogenik, cocok untuk diunggah ke media sosial. Tren ini terus berkembang, dan kini telah bertransformasi menjadi fenomena yang jauh lebih besar.

Baca juga: FLOII Expo 2024 Tingkatkan Kolaborasi Industri Tanaman Hias Global

Menurut Friesia Sutjiati dari Perhimpunan Florikultura Indonesia (PFI), Monstera tetap menjadi ikon utama tanaman hias. Namun, permintaan kini bergerak ke varietas-varietas eksklusif. “Monstera variegata seperti tri colour, silver creme, sampai blue saat ini sedang jadi buruan. Bahkan Devil Monster bisa dihargai hingga Rp100 juta hanya untuk satu daun,” ungkapnya dalam konferensi pers FLOII Expo 2025 di Depok, Jawa Barat, Senin (14/7/2025).

Tren tanaman hias kini berakar kuat dalam gaya hidup masyarakat urban. Tanaman hidup semakin banyak diintegrasikan dalam desain interior rumah, kafe, kantor, hingga ruang publik. Kehadiran tanaman seperti Monstera menciptakan suasana yang lebih alami, menyegarkan, dan menenangkan.

Tak hanya itu, Monstera juga menarik perhatian sebagai objek investasi. Layaknya karya seni atau barang koleksi, nilai tanaman bisa meningkat seiring kelangkaan dan keunikan coraknya. Beberapa kolektor bahkan mulai memperlakukan tanaman sebagai aset yang bisa diperjualbelikan di pasar domestik maupun ekspor.

Menurut Chandra G. Hendarto dari Steering Committee FLOII Expo, perubahan ini bukan sekadar tren estetika, tapi sebuah pergeseran budaya. "Kami mendorong hadirnya tanaman hidup di ruang-ruang aktif. Bukan lagi tanaman palsu, tapi tanaman yang tumbuh dan dirawat. Ada keterlibatan emosional, dan itu memperkaya relasi manusia dengan lingkungannya," ujarnya.

Pemerintah pun tak tinggal diam. Kementerian Pertanian RI secara aktif mendukung pengembangan industri florikultura sebagai bagian dari agenda pertanian berkelanjutan.

Data dari Direktorat Jenderal Hortikultura menunjukkan bahwa nilai ekspor florikultura Indonesia pada tahun 2024 mencapai lebih dari Rp1,2 triliun naik hampir 30 persen dari tahun sebelumnya. Ini menegaskan bahwa pasar tanaman hias bukan hanya euforia sesaat, tetapi bagian dari ekonomi hijau yang tumbuh secara nyata, berbasis komunitas, dan didukung oleh jaringan global yang luas.

Menurut Siti Bibah Indrajati Ketua Kelompok Florikultura Kementerian Pertanian, kehadiran FLOII Expo merupakan contoh konkret bagaimana industri hortikultura dapat bergerak dari akar rumput, melibatkan masyarakat, dan menyentuh banyak aspek kehidupan.

“Dengan potensi alam tropis yang dimiliki Indonesia, dunia tanaman hias bisa menjadi sektor unggulan yang mendatangkan devisa dan membuka lapangan kerja baru di berbagai daerah,” jelas Siti Bibah.

Puncak perayaan sekaligus panggung utama tren ini akan hadir dalam FLOII Expo 2025, yang dijadwalkan berlangsung pada 23–26 Oktober mendatang di ICE BSD City, Tangerang. Mengusung tema “The Botanical Futures”, pameran ini tidak hanya menampilkan tanaman-tanaman primadona seperti Monstera dan Anthurium, tapi juga memperluas ruang eksplorasi ke ranah hortikultura tropis secara menyeluruh meliputi tanaman herbal, pangan lokal, lanskap, serta seni dan inovasi botani.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rahasia Monstera Tetap...
Rahasia Monstera Tetap Jadi Primadona Tanaman Hias Menurut Ahli IPB
FLOII Expo 2024 Kembali...
FLOII Expo 2024 Kembali Hadir, Pecinta Tanaman Hias Disuguhkan Ratusan Varietas
6 Rekomendasi Tanaman...
6 Rekomendasi Tanaman yang Bikin Rumah Nyaman
FLOII Expo 2023: Potensi...
FLOII Expo 2023: Potensi Tanaman Hias Terbuka hingga ke Pasar Global
Tanaman Hias Ini Bisa...
Tanaman Hias Ini Bisa Bantu Kurangi Stres dan Kecemasan, Bagus Disimpan di Kamar
FLOII Expo 2023 Pamerkan...
FLOII Expo 2023 Pamerkan Tanaman Hias Seharga Rp1,8 Miliar
Resmi Dibuka, FLOII...
Resmi Dibuka, FLOII Expo 2025 Dorong Ekspor Industri Hortikultura
Tanaman Hias yang Mengubah...
Tanaman Hias yang Mengubah Hidup Sueb di Tajurhalang Bogor
FLOII Expo 2024 Tingkatkan...
FLOII Expo 2024 Tingkatkan Kolaborasi Industri Tanaman Hias Global
Rekomendasi
OTT KPK di Kuansing...
OTT KPK di Kuansing Riau Diduga Terkait Suap Jual Beli Jabatan Sekda
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Vladimir Petkovic Melawan...
Vladimir Petkovic Melawan Mantan
Berita Terkini
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
Dilaporkan Balik Oleh...
Dilaporkan Balik Oleh Penyanyi Muda Syahravi, Begini Tanggapan Fariz RM
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama The Extraordinary House of Broken Hearts Eksklusif di V+Short
Kasus Dugaan Penganiayaan...
Kasus Dugaan Penganiayaan ART Naik Penyidikan, Erin Wartia Berpotensi Jadi Tersangka
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved