Koco Paper Bertekad Permudah Proses Belajar di Rumah

Senin, 14 September 2020 - 00:20 WIB
loading...
Koco Paper Bertekad...
Belajar di rumah ini bisa menjadi salah satu solusi di dunia pendidikan untuk saat ini maupun di masa mendatang. / Foto: ist
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang melanda dunia, termasuk juga di Indonesia, mengubah banyak kebiasaan dalam kehidupan manusia. Demi mencegah penyebaran infeksi virus corona baru , sebagian besar sekolah menerapkan belajar dari rumah . Dan belajar di rumah ini pun bisa menjadi solusi di dunia pendidikan untuk saat ini maupun di masa mendatang.

(Baca juga: Point 11, Destinasi Baru Kuliner Seru di Selatan Jakarta )

Kendati demikian, belajar di rumah atau Home Based Learning juga menghadirkan sedikit masalah buat murid dan guru. Proses yang rumit membuat kesulitan bagi kedua belah pihak dalam pembelajaran. Guna meminimalisirnya sekaligus melengkapi proses belajar digital , maka diperkenalkan platform pendidikan, Koco Paper dan Koco Schools.

Sebagai digital assignment platform pertama yang berhasil meluncurkan produk ini di Asia pada 2020, Koco diakui sebagai produk yang inovatif dan telah mendapatkan pendanaan dari Enterprise Singapore dan Amazon Edtech. Koco Paper ditujukan untuk membantu proses pengerjaan tugas antara guru dan murid dengan mudah. Dengan ini, guru dapat mengurangi penggunaan kertas dan memproses pengerjaan tugas secara digital ke banyak murid.

Koco merupakan sebuah tempat untuk menggabungkan dan memonitor pengerjaan PR dengan fitur spesial, yaitu editor (annotation) yang langsung dapat digunakan murid untuk menyelesaikan tugas, dan guru memonitor maupun mengecek tugas-tugas secara online. Selain itu, Koco bekerjasama secara eksklusif dengan salah satu penerbit kenamaan, Singapore Asia Publisher (SAP).

Dengan begitu, Koco pun dilengkapi dengan fitur e-book sebagai sumber pengajaran bagi guru dan murid yang terintegrasi dalam satu tempat di KocoSchools dan KocoPaper. Hal ini juga menguatkan bahwa Koco termasuk platform ramah lingkungan karena dapat mengurangi penggunaan kertas untuk mengerjakan tugas,mencetak materi pelajaran, maupun penggunaan buku oleh pihak guru maupun tutor.

Founder Koco Paper, Lenie Chow Tjakrawinata mengutarakan bahwa dirinya meluncurkan platform dengan berdasar keinginan dan harapan dari seorang ibu agar proses belajar menjadi lebih mudah. "Saya mendedikasikan peluncuran Koco Paper untuk anak saya, Mia Medina. Saya melihat kesulitan yang anak saya hadapi di kegiatan Home Based Learning yang kini terjadi. Sebagai seorang anak yang pengetahuan teknologinya terbatas, saya merasa tidak berdaya melihat tekanan yang dialaminya," paparnya melalui keterangan tertulis, Minggu (13/9).

Lenie Chow pun bertekad membantu dunia pendidikan agar berjalan dengan lebih mudah bersama dengan timnya di kocopaper.com.

Sementara itu, di Indonesia, Koco berada dalam naungan PT PMA Kocopaper Indonesia. "Saya senang karena berkesempatan bergabung dengan Koco Singapore ," ujar Managing Director Kocopaper Indonesia, Faizal Abdullah.

Dengan melihat kebutuhan dan solusi yang terbaik di dunia Pendidikan Indonesia, Faizal yakin bahwa tekad yang kuat, tim yang solid, dan komunikasi brand yang konsisten akan semakin menguatkan value dan kontribusi terhadap Pendidikan Indonesia agar menjadi lebih baik lagi.

(Baca juga: Perilisan Wonder Woman 1984 Kembali Ditunda hingga Natal )

"KocoPaper dan KocoSchool dapat membantu para guru dan murid di waktu pandemi ini. Sekaligus mendukung inisiatif pemerintah untuk mendigitalisasi sekolah-sekolah di Indonesia," pungkasnya.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Cara Ciptakan Rutinitas...
4 Cara Ciptakan Rutinitas Belajar Nyaman untuk Tingkatkan Semangat Anak
Kenali Ciri dan Cara...
Kenali Ciri dan Cara Mengatasi Sindrom Zoom Fatigue, Kelelahan Akibat Pertemuan Daring
IDI Sebut 2 Cara Ini...
IDI Sebut 2 Cara Ini Mampu Lindungi Anak dari Covid-19
Mau Belajar dengan Mudah?...
Mau Belajar dengan Mudah? IDE Kenalkan Myscool & Qampus
Tips Agar Anak Betah...
Tips Agar Anak Betah di Rumah Selama Pandemi Corona
Di Rumah Saja Bisa Membuat...
Di Rumah Saja Bisa Membuat Anak Kreatif
Hemat BBM, Pemerintah...
Hemat BBM, Pemerintah Bahas Skema WFA bagi ASN dan Belajar Daring bagi Pelajar
Resmi, Ini Jadwal Masuk...
Resmi, Ini Jadwal Masuk Sekolah dan Libur selama Ramadan 2026
SMAN 72 Jakarta Gelar...
SMAN 72 Jakarta Gelar Kegiatan Belajar secara Daring, Fokus Pemulihan Psikologis
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Berita Terkini
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
PRIMARIA FEST Sukabumi...
PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 Satukan Ribuan Penikmat Indonesian Bounce Music
Inovasi Bahan Masak...
Inovasi Bahan Masak Dorong Kreativitas Pelaku Industri Kuliner
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved