Teknologi Gitar Melesat, Andra Ramadhan Rasakan Perubahan Signifikan di Era Digital
Jum'at, 13 Februari 2026 - 18:48 WIB
loading...
Perkembangan teknologi alat musik, khususnya gitar, dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan akselerasi yang sangat pesat. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Perkembangan teknologi alat musik, khususnya gitar, dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan akselerasi yang sangat pesat. Transformasi ini tidak hanya menyentuh aspek desain visual, juga merambah ke sektor material
Ya, gitar modern kini dirancang dengan perpaduan teknologi digital dan teknik manufaktur mutakhir, sehingga mampu menghasilkan karakter suara yang lebih kaya, stabil, serta adaptif terhadap kebutuhan panggung dan studio. Inovasi tersebut membuat gitar tidak lagi sekadar instrumen konvensional, melainkan perangkat musikal yang terintegrasi dengan ekosistem teknologi masa kini.
Perubahan itu dirasakan langsung oleh gitaris ternama Indonesia, Andra Ramadhan. Salah satu pendiri band Dewa 19 ini menilai inovasi gitar dan perangkat pendukung saat ini semakin memudahkan musisi, baik dalam proses kreatif maupun saat tampil di atas panggung.
Musisi kelahiran 1972 yang juga dikenal lewat proyek musiknya Andra and The BackBone serta Andra Ramadhan Project, menyebut perubahan teknologi membawa efisiensi sekaligus peningkatan kualitas permainan gitaris modern.
Inovasi yang dihadirkan Pacifica dengan model PACP12 dan PACS+12 misalnya, hadir dengan spesifikasi premium, mulai fret berbahan stainless steel, hardware Gotoh, hingga pickup Reflectone hasil kolaborasi dengan Rupert Neve. Selain itu, keduanya juga mengusung teknologi Acoustic Design yang menunjang kualitas resonansi dan karakter suara.
Tak hanya itu, tersedia pula Pacifica Professional Single Cut dan Pacifica Standard Plus yang dirancang untuk kebutuhan gitaris modern. Varian Pacifica SC menjadi pembaruan dengan desain body single-cut, namun tetap membawa keunggulan seri Professional dan Standard Plus. Konfigurasi pickup Single Coil dan Humbucker memberikan fleksibilitas karakter suara dalam satu instrumen.
Desainnya dibuat familiar agar mampu menjawab kebutuhan gitaris yang menginginkan warna tonal berbeda tanpa keluar dari ekosistem Pacifica.
Selain gitar, inovasi juga menyentuh perangkat multiefek, di mana Andra yang menggunakan Helix ini merasakan kemudahan dengan kelahiran Helix Stadium sebagai solusi profesional untuk kebutuhan live performance maupun produksi studio masa kini. Perangkat ini dilengkapi layar sentuh, konektivitas Bluetooth, hingga WiFi yang memudahkan pengaturan sistem secara lebih praktis dan presisi.
Kehadiran teknologi ini menunjukkan bahwa dunia gitar elektrik terus berkembang mengikuti tuntutan zaman. Bagi Andra, kemajuan tersebut bukan sekadar gimmick, melainkan benar-benar membantu efisiensi dan kualitas permainan di panggung maupun studio.
"Saya sudah lama pakai Helix, beli sendiri, lalu dikontrak Yamaha. Sudah terbiasa sama sistem Helix, paling user friendly itu Helix, gampang dan enggak ribet, ini lebih gila lagi dan jelas," kata Andra.
Inovasi ini memandai perjalanan 60 tahun Gitar Yamaha di industri alat musik, di mana selama enam dekade, Yamaha telah membuat pencapaian teknologi penting dalam pembuatan gitar. Beberapa di antaranya, Silent Guitar yang ringan dan portable, gitar TransAcoustic yang mampu mengeluarkan efek Reverb dan Chorus tanpa membutuhkan ampli atau efek tambahan dan metode desain gitar itu sendiri yang melibatkan analisis akustik canggih yang dinamakan Acoustic Design untuk menentukan posisi rangka (bracing) pada gitar akustik dan desain rongga (chambering) untuk gitar elektrik.
Sebagai penanda enam dekade sarat pengalaman, Yamaha juga membuat dua modal khusus edisi anniversary, yaitu FG6 6Oth Anniversary dan Revsta: RSP20B 60th Anniversary.
Gitar elektrik Revstar RSP2OB 60th Anniversary memiliki hardwere pilihan finishing meweh. Dibuat di Jepang, gitar ini menggunakan locking tuner gotoh, golda tremolo dengan logo khusus 60th Anniversary, nut yang terbuat dari tulang dengan body dan neck yang diperkuat karbon.
Ada juga gitar aktustik FG9 yang memadukan keahlian woodworking Jepang dengan desain inovatif serta suara yang memiliki artikulaso istimewa berkah pemilihan konstruksinya yang menggunakan kayu guatemalan rosewood untuk bagian side dan back serta adirondck spruce untuk bagian atas.
Ya, gitar modern kini dirancang dengan perpaduan teknologi digital dan teknik manufaktur mutakhir, sehingga mampu menghasilkan karakter suara yang lebih kaya, stabil, serta adaptif terhadap kebutuhan panggung dan studio. Inovasi tersebut membuat gitar tidak lagi sekadar instrumen konvensional, melainkan perangkat musikal yang terintegrasi dengan ekosistem teknologi masa kini.
Perubahan itu dirasakan langsung oleh gitaris ternama Indonesia, Andra Ramadhan. Salah satu pendiri band Dewa 19 ini menilai inovasi gitar dan perangkat pendukung saat ini semakin memudahkan musisi, baik dalam proses kreatif maupun saat tampil di atas panggung.
Musisi kelahiran 1972 yang juga dikenal lewat proyek musiknya Andra and The BackBone serta Andra Ramadhan Project, menyebut perubahan teknologi membawa efisiensi sekaligus peningkatan kualitas permainan gitaris modern.
Inovasi yang dihadirkan Pacifica dengan model PACP12 dan PACS+12 misalnya, hadir dengan spesifikasi premium, mulai fret berbahan stainless steel, hardware Gotoh, hingga pickup Reflectone hasil kolaborasi dengan Rupert Neve. Selain itu, keduanya juga mengusung teknologi Acoustic Design yang menunjang kualitas resonansi dan karakter suara.
Tak hanya itu, tersedia pula Pacifica Professional Single Cut dan Pacifica Standard Plus yang dirancang untuk kebutuhan gitaris modern. Varian Pacifica SC menjadi pembaruan dengan desain body single-cut, namun tetap membawa keunggulan seri Professional dan Standard Plus. Konfigurasi pickup Single Coil dan Humbucker memberikan fleksibilitas karakter suara dalam satu instrumen.
Desainnya dibuat familiar agar mampu menjawab kebutuhan gitaris yang menginginkan warna tonal berbeda tanpa keluar dari ekosistem Pacifica.
Selain gitar, inovasi juga menyentuh perangkat multiefek, di mana Andra yang menggunakan Helix ini merasakan kemudahan dengan kelahiran Helix Stadium sebagai solusi profesional untuk kebutuhan live performance maupun produksi studio masa kini. Perangkat ini dilengkapi layar sentuh, konektivitas Bluetooth, hingga WiFi yang memudahkan pengaturan sistem secara lebih praktis dan presisi.
Kehadiran teknologi ini menunjukkan bahwa dunia gitar elektrik terus berkembang mengikuti tuntutan zaman. Bagi Andra, kemajuan tersebut bukan sekadar gimmick, melainkan benar-benar membantu efisiensi dan kualitas permainan di panggung maupun studio.
"Saya sudah lama pakai Helix, beli sendiri, lalu dikontrak Yamaha. Sudah terbiasa sama sistem Helix, paling user friendly itu Helix, gampang dan enggak ribet, ini lebih gila lagi dan jelas," kata Andra.
Inovasi ini memandai perjalanan 60 tahun Gitar Yamaha di industri alat musik, di mana selama enam dekade, Yamaha telah membuat pencapaian teknologi penting dalam pembuatan gitar. Beberapa di antaranya, Silent Guitar yang ringan dan portable, gitar TransAcoustic yang mampu mengeluarkan efek Reverb dan Chorus tanpa membutuhkan ampli atau efek tambahan dan metode desain gitar itu sendiri yang melibatkan analisis akustik canggih yang dinamakan Acoustic Design untuk menentukan posisi rangka (bracing) pada gitar akustik dan desain rongga (chambering) untuk gitar elektrik.
Sebagai penanda enam dekade sarat pengalaman, Yamaha juga membuat dua modal khusus edisi anniversary, yaitu FG6 6Oth Anniversary dan Revsta: RSP20B 60th Anniversary.
Gitar elektrik Revstar RSP2OB 60th Anniversary memiliki hardwere pilihan finishing meweh. Dibuat di Jepang, gitar ini menggunakan locking tuner gotoh, golda tremolo dengan logo khusus 60th Anniversary, nut yang terbuat dari tulang dengan body dan neck yang diperkuat karbon.
Ada juga gitar aktustik FG9 yang memadukan keahlian woodworking Jepang dengan desain inovatif serta suara yang memiliki artikulaso istimewa berkah pemilihan konstruksinya yang menggunakan kayu guatemalan rosewood untuk bagian side dan back serta adirondck spruce untuk bagian atas.
(dra)
Lihat Juga :