Anak-Anak Muda Perlu Kembali Diperkenalkan Lagu-Lagu Tradisional

loading...
Anak-Anak Muda Perlu Kembali Diperkenalkan Lagu-Lagu Tradisional
Mendiang Didi Kempot menjadi salah satu ikon yang sangat digemari kaum milenial. / Foto: dok. SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Musik merupakan bahasa universal bagi kebanyakan manusia. Memiliki berbagai ragam suku dan kebudayaan, Indonesia juga mempunyai banyak musik dan lagu khas atau tradisional dari masing-masing daerah. Seperti campursari di Jawa, yang belakangan ini cukup menonjol berkat kepopuleran mendiang Didi Kempot.

(Baca juga: Pentingnya Sadar Berkontrasepsi di Tengah Pandemi Covid-19)

Kehadiran musisi asal Surakarta itu mampu melambungkan kembali campursari, bahkan sangat diminati oleh cukup banyak kalangan milenial. Mereka menyukai lagu milik Didi Kempot karena mengandung kesedihan dan patah hati. Didi Kempot sendiri dijuluki Godfather of Broken Heart karena mewakili isi hati para milenial. Selain Didi Kempot, sebenarnya banyak penyanyi yang mendendangkan musik campursari dan perlu diperkenalkan pada anak-anak muda.

Meskipun begitu, hal tersebut bukanlah perkara yang mudah. Masih perlu dilakukan upaya yang lebih keras lagi agar anak-anak muda bisa menyukai lagu-lagu campursari maupun keroncong lainnya, selain milik Didi Kempot.



"Pesatnya perkembangan dunia musik membuat anak-anak muda zaman sekarang melupa akan genre musik asli Tanah Air, karenanya perlu ada upaya agar musik asli Tanah Air tetap dicintai dan difavoritkan," ungkap salah satu pengelola situs musik Budi Purnama melalui pernyataan tertulisnya, Kamis (24/9).

Di era serba digital seperti sekarang ini, menikmati musik sendiri sudah bisa dilakukan melalui banyak cara, dan yang paling dipilih kebanyakan orang adalah melalui streaming atau download lagu. Pilihan streaming yang paling populer di antaranya Spotify, Joox, hingga YouTube. Apabila semakin banyak persediaan lagu campursari maupun lagu khas daerah lainnya, maka peminatnya pun akan merasa lebih mudah untuk menjangkaunya.

Sebelum platform digital seperti Spotify populer, sempat terdapat berbagai situs internet yang menyajikan streaming atau unduh lagu semacam gudang lagu atau sejenisnya. Terlepas dari itu semua, lagu-lagu yang memperkaya khazanah musik Tanah Air, seperti campursari, keroncong maupun lagu daerah lainnya tetap harus dilestarikan.



(Baca juga: Berbagi Pesan Harapan, Begini Pidato BTS di Sidang Umum PBB Ke-75)

"Di antara banyaknya genre musik di Indonesia, yang cukup populer hingga saat ini ya lagu dangdut dan campur sari. Selain dua itu, masih banyak genre lainnya yang juga memiliki nilai khas tersendiri, seperti keroncong," ungkap Budi.
(nug)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top