4 Fakta Pneumonia pada Anak yang Perlu Orang Tua Ketahui
Jum'at, 25 September 2020 - 09:30 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Asah Kemampuan Deduksi Anda lewat Lima Tayangan Bergenre Misteri Ini )
Adapun cara paling efektif untuk melindungi anak-anak dari pneumonia adalah melalui imunisasi, meliputi imunisasi terhadap kuman Hib, pneumokokus, campak dan pertusis. Pneumonia yang disebabkan bakteri pneumokokus dapat dicegah dengan imunisasi pneumococcal conjugate vaccine (PCV). Seperti tercantum dalam langkah AKAL Sehat, imunisasi PCV perlu dilakukan pada usia anak 2, 4, dan 6 bulan, dengan booster pada usia 12-15 bulan. Namun, jika anak sudah melewati usia 6 bulan dan belum menerima imunisasi PCV, maka pemberian imunisasi PCV dapat dilakukan sebagai berikut :
-Usia 7-12 bulan: Imunisasi PCV dilakukan sebanyak 2 kali dengan jarak paling sedikit 1 bulan, dengan ditambah 1 dosis booster di usia 12 - 15 bulan.
-Usia 1-2 tahun: Imunisasi PCV dilakukan sebanyak 2 kali dengan jarak minimal 2 bulan.
-Usia di atas 2 tahun: Imunisasi PCV hanya dilakukan 1 kali.
Adapun cara paling efektif untuk melindungi anak-anak dari pneumonia adalah melalui imunisasi, meliputi imunisasi terhadap kuman Hib, pneumokokus, campak dan pertusis. Pneumonia yang disebabkan bakteri pneumokokus dapat dicegah dengan imunisasi pneumococcal conjugate vaccine (PCV). Seperti tercantum dalam langkah AKAL Sehat, imunisasi PCV perlu dilakukan pada usia anak 2, 4, dan 6 bulan, dengan booster pada usia 12-15 bulan. Namun, jika anak sudah melewati usia 6 bulan dan belum menerima imunisasi PCV, maka pemberian imunisasi PCV dapat dilakukan sebagai berikut :
-Usia 7-12 bulan: Imunisasi PCV dilakukan sebanyak 2 kali dengan jarak paling sedikit 1 bulan, dengan ditambah 1 dosis booster di usia 12 - 15 bulan.
-Usia 1-2 tahun: Imunisasi PCV dilakukan sebanyak 2 kali dengan jarak minimal 2 bulan.
-Usia di atas 2 tahun: Imunisasi PCV hanya dilakukan 1 kali.
(nug)
Lihat Juga :