Penyintas Covid-19 Kesulitan Tidur
Selasa, 27 Oktober 2020 - 02:41 WIB
loading...
A
A
A
“Saya rasa yang mereka alami adalah gangguan pada cara otak mengontrol pernapasan selama tidur. Pada pasien tersebut, virus sudah mempengaruhi cara mengontrol napas secara normal,”beber Kryger dikutip dari Today.
Sayang, para peneliti tidak memiliki literatur yang cukup untuk memahami apa yang terjadi pada pasien. Dokter juga mengungkap, selain merusak paru, virus corona juga mempengaruhi jantung, ginjal, otak, sistem syaraf, dan sistem peredaran darah.
Terkait gangguan tidur, hal ini bisa membuat orang frustasi seperti yang dialami Franco, penyintas Covid-19. Ia terinfeksi di bulan Maret, kemudian melihat kadar oksigen dalam darahnya selama beberapa bulan ke depan karena ketakutan mengalami kejadian buruk seperti waktu masih terinfeksi.
“Ketika mencoba untuk tidur, saya merasa berhenti bernapas dan langsung terbangun dengan napas terengah-engah,” ujar Franco.
Rasanya seperti tenggelam, sambungnya. Meski tidak pernah dirawat kembali, Franco mengikuti studi tidur dan mengenakan pulse oximeter. Biasanya kadar oksigen dalam darah Franco 95% tapi terkadang turun ke 80 bahkan 70. Beruntung kondisi Franco semakin lama makin membaik.
Sayang, para peneliti tidak memiliki literatur yang cukup untuk memahami apa yang terjadi pada pasien. Dokter juga mengungkap, selain merusak paru, virus corona juga mempengaruhi jantung, ginjal, otak, sistem syaraf, dan sistem peredaran darah.
Terkait gangguan tidur, hal ini bisa membuat orang frustasi seperti yang dialami Franco, penyintas Covid-19. Ia terinfeksi di bulan Maret, kemudian melihat kadar oksigen dalam darahnya selama beberapa bulan ke depan karena ketakutan mengalami kejadian buruk seperti waktu masih terinfeksi.
“Ketika mencoba untuk tidur, saya merasa berhenti bernapas dan langsung terbangun dengan napas terengah-engah,” ujar Franco.
Rasanya seperti tenggelam, sambungnya. Meski tidak pernah dirawat kembali, Franco mengikuti studi tidur dan mengenakan pulse oximeter. Biasanya kadar oksigen dalam darah Franco 95% tapi terkadang turun ke 80 bahkan 70. Beruntung kondisi Franco semakin lama makin membaik.
Lihat Juga :