IKEA Indonesia dan Waste4Change Setuju Kurangi Limbah Pangan
Jum'at, 30 Oktober 2020 - 22:50 WIB
loading...
A
A
A
Gagasan ini dimulai dari pencegahan limbah makanan dari dapur IKEA Food melalui pendekatan Track, Monitor, dan Reduce setiap harinya. Optimalisasi operasional dapur dilakukan demi terhindar dari bahan makanan yang tidak terpakai dan berakhir dibuang. Selain itu, Ikea menggunakan sistem timbangan pintar yang dapat mengukur dan merekam limbah pangan, Waste Watcher yang terhubung dengan komputer dan digunakan oleh setiap coworker IKEA untuk mengidentifikasi alasan dan melaporkan setiap makanan yang tersisa.
Baca juga :Warung Sedekah Makanan-Sembako di Pinggir Jalan Diserbu Warga
“Data yang dikumpulkan co-worker kami kemudian dianalisa untuk menemukan cara terbaik mengurangi limbah yang dihasilkan. Dengan membiasakan co-worker mencatat limbah yang dihasilkan, terbukti dapat meningkatkan kepedulian limbah pangan sehingga mereka turut terinspirasi mengurangi limbah pangan di rumah masing-masing,” ujar Ririh.
Selain upaya pencegahan, limbah yang sudah terlanjur dihasilkan akan didaur ulang untuk menghindari limbah makanan agar tidak sampai di TPA dan menambah tumpukan sampah. IKEA menggandeng perusahaan pengelolaan sampah ramah lingkungan, Waste4Change dalam program Zero Waste to Landfill.
Kerjasama ini merupakan bagian dari inisiatif Food is Precious untuk mencegah tumpukan limbah makanan yang dapat memberikan dampak buruk terhadap lingkungan. Limbah makanan yang dihasilkan dari dapur dengan mengolah kembali menjadi sumber energi lain seperti kompos dan pengembang biak larva lalat Black Soldier Flies (BSF), yang berfungsi untuk mengurangi limbah organik.
Baca juga :Warung Sedekah Makanan-Sembako di Pinggir Jalan Diserbu Warga
“Data yang dikumpulkan co-worker kami kemudian dianalisa untuk menemukan cara terbaik mengurangi limbah yang dihasilkan. Dengan membiasakan co-worker mencatat limbah yang dihasilkan, terbukti dapat meningkatkan kepedulian limbah pangan sehingga mereka turut terinspirasi mengurangi limbah pangan di rumah masing-masing,” ujar Ririh.
Selain upaya pencegahan, limbah yang sudah terlanjur dihasilkan akan didaur ulang untuk menghindari limbah makanan agar tidak sampai di TPA dan menambah tumpukan sampah. IKEA menggandeng perusahaan pengelolaan sampah ramah lingkungan, Waste4Change dalam program Zero Waste to Landfill.
Kerjasama ini merupakan bagian dari inisiatif Food is Precious untuk mencegah tumpukan limbah makanan yang dapat memberikan dampak buruk terhadap lingkungan. Limbah makanan yang dihasilkan dari dapur dengan mengolah kembali menjadi sumber energi lain seperti kompos dan pengembang biak larva lalat Black Soldier Flies (BSF), yang berfungsi untuk mengurangi limbah organik.
Lihat Juga :