Perawatan Gigi Saat Pandemi, Bisa Kok 2 Tahun Sekali
Sabtu, 31 Oktober 2020 - 10:45 WIB
loading...
A
A
A
“Pemeriksaan setiap enam bulan sangat dihargai oleh masyarakat umum dan ini merupakan pemeriksaan berbasis risiko untuk mencegah masalah yang lebih besar dengan kerja sama dari pembuat kebijakan perawatan kesehatan, pengetahuan dokter dan keterlibatan pasien,” tambahnya.
Statistik pemeriksaan gigi NHS pada 2019 dan 2020 mencatat bahwa hanya ada 49,6% orang dewasa yang pernah ke dokter gigi selama dua tahun sebelumnya. Artinya, pemeriksaan gigi selama enam bulan sekali sangat jarang dilakukan. (Baca juga: 5 Hal yang Wajib Dilakukan Apabila terinfeksi Flu)
Meskipun tidak dilakukan setiap enam bulan sekali, pemeriksaan gigi berfungsi sebagai skrining kanker mulut. Kasus kanker mulut memiliki perkembangan yang cukup signifikan dan telah merenggut banyak nyawa di Inggris setiap tahunnya.
Para ahli di Dundee mengungkapkan, ada perdebatan di dunia internasional yang sudah berlangsung lama tentang frekuensi ideal pemeriksaan gigi . Secara tradisional, dokter gigi merekomendasikan kunjungan pasiennya untuk pemeriksaan dua kali setahun meskipun risiko penyakit gigi berbeda-beda untuk setiap individu.
Sejak 2004, Institut Perawatan dan Kesehatan Nasional Inggris (NICE) telah merekomendasikan interval pemeriksaan berdasarkan keadaan gigi setiap orang yang dikenal sebagai pemeriksaan berbasis risiko. Interval ini terjadi antara 3 hingga 24 bulan dengan mempertimbangkan risiko seseorang terkena penyakit gigi dan mulut.
Berbagai penelitian tentang interval waktu pemeriksaan tidak membuat para dokter menjadwalkan pemeriksaan setiap enam bulan. Dokter ingin memastikan agar permasalahan gigi dan gusi dapat diidentifikasi sedini mungkin.
Penasihat ilmiah Asosiasi Gigi Inggris, Profesor Damien Walmsley, mengatakan kepada MailOnline bahwa setiap pasien itu unik karena tidak semuanya memperhatikan masalah kesehatan mulut. Padahal penjadwalan yang rutin dapat meminimalkan risiko penyakit mulut.
“Pemeriksaan rutin memberi kesempatan kepada dokter gigi untuk mengatasi masalah umum sejak awal dan akan mendapatkan hasil yang lebih baik agar tidak terjadi pembusukan atau kanker di mulut,” katanya. (Baca juga: Bagi yang Lulus CPNS, Begini Langkah Pemberkasannya)
Statistik pemeriksaan gigi NHS pada 2019 dan 2020 mencatat bahwa hanya ada 49,6% orang dewasa yang pernah ke dokter gigi selama dua tahun sebelumnya. Artinya, pemeriksaan gigi selama enam bulan sekali sangat jarang dilakukan. (Baca juga: 5 Hal yang Wajib Dilakukan Apabila terinfeksi Flu)
Meskipun tidak dilakukan setiap enam bulan sekali, pemeriksaan gigi berfungsi sebagai skrining kanker mulut. Kasus kanker mulut memiliki perkembangan yang cukup signifikan dan telah merenggut banyak nyawa di Inggris setiap tahunnya.
Para ahli di Dundee mengungkapkan, ada perdebatan di dunia internasional yang sudah berlangsung lama tentang frekuensi ideal pemeriksaan gigi . Secara tradisional, dokter gigi merekomendasikan kunjungan pasiennya untuk pemeriksaan dua kali setahun meskipun risiko penyakit gigi berbeda-beda untuk setiap individu.
Sejak 2004, Institut Perawatan dan Kesehatan Nasional Inggris (NICE) telah merekomendasikan interval pemeriksaan berdasarkan keadaan gigi setiap orang yang dikenal sebagai pemeriksaan berbasis risiko. Interval ini terjadi antara 3 hingga 24 bulan dengan mempertimbangkan risiko seseorang terkena penyakit gigi dan mulut.
Berbagai penelitian tentang interval waktu pemeriksaan tidak membuat para dokter menjadwalkan pemeriksaan setiap enam bulan. Dokter ingin memastikan agar permasalahan gigi dan gusi dapat diidentifikasi sedini mungkin.
Penasihat ilmiah Asosiasi Gigi Inggris, Profesor Damien Walmsley, mengatakan kepada MailOnline bahwa setiap pasien itu unik karena tidak semuanya memperhatikan masalah kesehatan mulut. Padahal penjadwalan yang rutin dapat meminimalkan risiko penyakit mulut.
“Pemeriksaan rutin memberi kesempatan kepada dokter gigi untuk mengatasi masalah umum sejak awal dan akan mendapatkan hasil yang lebih baik agar tidak terjadi pembusukan atau kanker di mulut,” katanya. (Baca juga: Bagi yang Lulus CPNS, Begini Langkah Pemberkasannya)
Lihat Juga :