Teh Hijau dan Cokelat Hitam Membantu Mencegah Infeksi COVID-19
Jum'at, 04 Desember 2020 - 07:01 WIB
loading...
Berdasarkan studi, teh hijau, anggur muskadin, dan cokelat hitam dapat mengikat dan memblokir fungsi enzim tertentu, atau protease, dalam virus corona baru. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Dalam sebuah studi, para peneliti telah mengklaim bahwa senyawa kimia dalam makanan atau minuman seperti teh hijau , anggur muskadin, dan cokelat hitam dapat mengikat dan memblokir fungsi enzim tertentu, atau protease, dalam virus corona baru, virus yang bertanggung jawab atas Covid-19.
"Protease penting untuk kesehatan dan kelangsungan hidup sel dan virus. Jika protease dihambat, sel tidak dapat melakukan banyak fungsi penting seperti replikasi," kata penulis studi De-Yu Xie dari North Carolina State University di AS. (Baca juga: Teh Hijau dan Dua Buah Ini Miliki Potensi Lumpuhkan Coronavirus )
"Salah satu fokus lab kami adalah menemukan nutraceuticals dalam makanan atau tanaman obat yang menghambat cara virus menempel pada sel manusia atau penyebaran virus di sel manusia," tambah Xie.
Dalam studi yang diterbitkan di jurnal Frontiers in Plant Science, tim peneliti melakukan simulasi komputer dan studi laboratorium yang menunjukkan bagaimana apa yang disebut 'main protease' (Mpro) dalam virus corona baru bereaksi ketika dihadapkan dengan angka dari berbagai senyawa kimia tumbuhan yang telah dikenal karena sifat anti-inflamasi dan antioksidannya yang kuat.
"Mpro dalam virus corona baru diperlukan agar virus mereplikasi dan merakit dirinya sendiri. Jika kami dapat menghambat atau menonaktifkan protease ini, virus akan mati," jelas Xie dilansir dari Times Now News.
"Protease penting untuk kesehatan dan kelangsungan hidup sel dan virus. Jika protease dihambat, sel tidak dapat melakukan banyak fungsi penting seperti replikasi," kata penulis studi De-Yu Xie dari North Carolina State University di AS. (Baca juga: Teh Hijau dan Dua Buah Ini Miliki Potensi Lumpuhkan Coronavirus )
"Salah satu fokus lab kami adalah menemukan nutraceuticals dalam makanan atau tanaman obat yang menghambat cara virus menempel pada sel manusia atau penyebaran virus di sel manusia," tambah Xie.
Dalam studi yang diterbitkan di jurnal Frontiers in Plant Science, tim peneliti melakukan simulasi komputer dan studi laboratorium yang menunjukkan bagaimana apa yang disebut 'main protease' (Mpro) dalam virus corona baru bereaksi ketika dihadapkan dengan angka dari berbagai senyawa kimia tumbuhan yang telah dikenal karena sifat anti-inflamasi dan antioksidannya yang kuat.
"Mpro dalam virus corona baru diperlukan agar virus mereplikasi dan merakit dirinya sendiri. Jika kami dapat menghambat atau menonaktifkan protease ini, virus akan mati," jelas Xie dilansir dari Times Now News.
Lihat Juga :