Puisi dalam Format Film Animasi Pendek
Kamis, 17 Desember 2020 - 02:00 WIB
loading...
A
A
A
Produser "Tidak Ada New York Hari Ini – Supported by OPPO Indonesia" Riri Riza juga menyatakan senang dapat berkolaborasi dengan Wulang Sunu, Rhesa, Lala Bohang, dan Pinot yang telah menuangkan kreativitas ke dalam proyek film animasi pendek ini. Meskipun semua interaksi dilakukan secara online karena keempat ilustrator berlokasi di kota berbeda yaitu Jakarta, Yogyakarta, Makassar, dan New York, namun hasilnya tetap optimal sekaligus menjadi salah satu karya yang dapat dibanggakan.
“Kami juga sangat senang dapat kembali bekerja sama dengan Nicholas Saputra yang kami percaya mampu mengartikulasi dengan baik dan menjiwai makna di balik setiap bait keempat puisi tersebut,” ujar Riri Riza.
(Baca Juga: BPIP dan Raffi Ahmad Ajak Tanamkan Pancasila lewat Animasi “Lorong Waktu Si Aa )
Nicholas Saputra, aktor dan narator "Tidak Ada New York Hari Ini – Supported by OPPO Indonesia" menyatakan, kumpulan puisi Aan Mansyur tersebut adalah salah satu karya yang begitu berkesan baginya.
“Saya sangat mengapresiasi OPPO Find X2 Series serta tim Miles Films yang sangat inspiratif dengan menggabungkan puisi dan animasi pendek, sehingga dapat mendorong kembali semangat para pelaku industri seni dan kreatif Indonesia untuk berkarya di situasi seperti ini,” ujar Nicholas.
“Kami juga sangat senang dapat kembali bekerja sama dengan Nicholas Saputra yang kami percaya mampu mengartikulasi dengan baik dan menjiwai makna di balik setiap bait keempat puisi tersebut,” ujar Riri Riza.
(Baca Juga: BPIP dan Raffi Ahmad Ajak Tanamkan Pancasila lewat Animasi “Lorong Waktu Si Aa )
Nicholas Saputra, aktor dan narator "Tidak Ada New York Hari Ini – Supported by OPPO Indonesia" menyatakan, kumpulan puisi Aan Mansyur tersebut adalah salah satu karya yang begitu berkesan baginya.
“Saya sangat mengapresiasi OPPO Find X2 Series serta tim Miles Films yang sangat inspiratif dengan menggabungkan puisi dan animasi pendek, sehingga dapat mendorong kembali semangat para pelaku industri seni dan kreatif Indonesia untuk berkarya di situasi seperti ini,” ujar Nicholas.
(tsa)
Lihat Juga :