Kembangkan Sport Tourism, Kemenparekraf Genjot Pengerjaannya dalam 3 Bulan ke Depan
Selasa, 05 Januari 2021 - 16:38 WIB
loading...
A
A
A
Sandiaga menjelaskan, potensi wisata olahraga Indonesia tidak perlu diragukan lagi. Ekosistem wisata ini juga dinilai tepat untuk dikembangkan di masa pandemi COVID-19.
Menparekraf kemudian memberikan contoh wisata wellness atau wisata kebugaran. Konsep wisata tersebut diprediksi akan menjadi primadona dalam beberapa tahun ke depan seiring dengan bergesernya perilaku wisatawan. Namun ia berharap, dalam praktiknya nanti, seluruh proses pengembangan harus dapat memberdayakan komunitas/warga lokal.
(Baca Juga: Berlibur ke Kota Kembang, Jangan Lupa Cicipi 5 Kuliner Ini )
"Misalnya kalau kita ke Danau Toba. Teman-teman bisa mendukung ekonomi kreatif lokal dengan cara memberdayakan mereka untuk membuat medali. Jadi jangan impor. Baju atau souvenirnya juga harus produk-produk UMKM sehingga sejalan dengan kampanye Bangga Buatan Indonesia," tandasnya.
Menparekraf kemudian memberikan contoh wisata wellness atau wisata kebugaran. Konsep wisata tersebut diprediksi akan menjadi primadona dalam beberapa tahun ke depan seiring dengan bergesernya perilaku wisatawan. Namun ia berharap, dalam praktiknya nanti, seluruh proses pengembangan harus dapat memberdayakan komunitas/warga lokal.
(Baca Juga: Berlibur ke Kota Kembang, Jangan Lupa Cicipi 5 Kuliner Ini )
"Misalnya kalau kita ke Danau Toba. Teman-teman bisa mendukung ekonomi kreatif lokal dengan cara memberdayakan mereka untuk membuat medali. Jadi jangan impor. Baju atau souvenirnya juga harus produk-produk UMKM sehingga sejalan dengan kampanye Bangga Buatan Indonesia," tandasnya.
(tsa)
Lihat Juga :