Menapaktilasi Perjalanan Pesinden Legendaris Mimi Marni
Minggu, 10 Januari 2021 - 03:31 WIB
loading...
A
A
A
Kasi Kesenian dan Kebudayaan Disparbud Majelengka, Didin Aminudin menilai Pameran Menapak Jejak Pesinden Keliningan Marni sebagai apresiasi besar bagi perjalanan di dunia seni yang telah dilakoni Mimi. "Dia layak disebut maestro kliningan. Penghargaan besar bagi perjalanannya membesarkan daerah kelahirannya dengan bidang seni tradisi kliningan dari mulai gadis sampai akhir hayatnya," ujarnya.
"Desa Beber jadi banyak dikenal orang baik wilayah tatar Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah. Ini prestasi luar biasa yang perlu diambil spirit perjuangan dan pengkaryaannya di bidang seni tradisi kliningan. Terbukti dengan 27 hasil recording album berupa kaset, walaupun tercecer dan masih proses pengumpulan untuk dikoleksi kembali," lanjut dia.
Ketua harian Komite Ekraf Majalengka, Ginggi Syar Hasyim menilai, pengetahuan terhadap seniman-seniman terdahulu dan karya-karyanya memiliki arti sangat penting. "Sehingga bisa menjadi akar kreasi untuk berinovasi dan bisa menjadi inspirasi bagi karya-karya para seniman muda saat ini," ucapnya.
(Baca juga: Ini Rencana Karen Rantung Setelah Tereliminasi dari Indonesian Idol )
"Kaitannya dengan ekonomi kreatif karena (ekonomi kreatif) merupakan kreasi dan inovasi dari akar-akar budaya, ditambah selera dan pengetahuan serta teknologi kekinian," lanjut Ginggi.
"Desa Beber jadi banyak dikenal orang baik wilayah tatar Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah. Ini prestasi luar biasa yang perlu diambil spirit perjuangan dan pengkaryaannya di bidang seni tradisi kliningan. Terbukti dengan 27 hasil recording album berupa kaset, walaupun tercecer dan masih proses pengumpulan untuk dikoleksi kembali," lanjut dia.
Ketua harian Komite Ekraf Majalengka, Ginggi Syar Hasyim menilai, pengetahuan terhadap seniman-seniman terdahulu dan karya-karyanya memiliki arti sangat penting. "Sehingga bisa menjadi akar kreasi untuk berinovasi dan bisa menjadi inspirasi bagi karya-karya para seniman muda saat ini," ucapnya.
(Baca juga: Ini Rencana Karen Rantung Setelah Tereliminasi dari Indonesian Idol )
"Kaitannya dengan ekonomi kreatif karena (ekonomi kreatif) merupakan kreasi dan inovasi dari akar-akar budaya, ditambah selera dan pengetahuan serta teknologi kekinian," lanjut Ginggi.
(nug)
Lihat Juga :