Selama Pandemi, Apotek Online Lifepack Alami Perkembangan Positif
Jum'at, 15 Januari 2021 - 20:32 WIB
loading...
Penerapan PSBB memberikan kontribusi positif terhadap layanan kesehatan secara online. / Foto: Ilustrasi/ist
A
A
A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 di Indonesia masih belum menunjukan tanda-tanda penurunan kasus. Sejak kasus pertama di Indonesia pada Maret 2020, pemerintah telah menerapkan berbagai strategi untuk meredam angka penyebaran, salah satunya memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) .
Baca juga: Kurang Vitamin D Bisa Bikin Covid-19 Makin Parah, Ini Penjelasannya!
Baru-baru ini, pemerintah memutuskan menerapkan kembali PSBB untuk daerah Jawa & Bali. Dengan adanya pembatasan ini, tentunya aktivitas masyarakat masih terbatas, salah satunya adalah mendapatkan akses layanan kesehatan seperti membeli kebutuhan obat-obatan.
COO Lifepack & Jovee, Hari Novferdianto mengungkapkan, penerapan PSBB memberikan kontribusi positif terhadap layanan kesehatan secara online. "Aturan dalam pembatasan aktivitas tentunya memerlukan solusi bagi masyarakat agar tetap bisa mengakses layanan kesehatan. Lifepack menjawab kebutuhan tersebut dengan memberikan inovasi layanan kesehatan pembelian obat secara online," paparnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/1).
"Selama tahun 2020 ini, apotek online Lifepack mengalami pertumbuhan rata-rata bulanan peningkatan transaksi pembelian obat sebesar 50%. Peningkatan pembelian obat ini tidak lepas dari menurunnya aktivitas luar ruangan yang dilakukan masyarakat," sambungnya.
Dalam sebuah survei yang dirilis Bank DBS pada Oktober 2020 kepada 545 responden menunjukkan bahwa 72% responden berencana untuk mengurangi aktivitas di luar rumah setelah pandemi Covid-19 berakhir. Adapun 25% responden lainnya akan memiliki intensitas yang sama ketika di luar rumah, seperti sebelum pandemi. Sedangkan 3% responden memilih untuk meningkatkan intensitas beraktivitas di luar rumah setelah pandemi.
"Perubahan perilaku masyarakat mengalami pergeseran yang cukup signifikan akibat pandemi. Biasanya berbagai aktivitas di luar ruangan menjadi suatu hal yang biasa, sekarang masyarakat lebih memilih untuk tetap berada di rumah, dikarenakan alasan kesehatan menjadi yang paling penting," kata pria yang akrab disapa Ferdi itu.
Baca juga: Kurang Vitamin D Bisa Bikin Covid-19 Makin Parah, Ini Penjelasannya!
Baru-baru ini, pemerintah memutuskan menerapkan kembali PSBB untuk daerah Jawa & Bali. Dengan adanya pembatasan ini, tentunya aktivitas masyarakat masih terbatas, salah satunya adalah mendapatkan akses layanan kesehatan seperti membeli kebutuhan obat-obatan.
COO Lifepack & Jovee, Hari Novferdianto mengungkapkan, penerapan PSBB memberikan kontribusi positif terhadap layanan kesehatan secara online. "Aturan dalam pembatasan aktivitas tentunya memerlukan solusi bagi masyarakat agar tetap bisa mengakses layanan kesehatan. Lifepack menjawab kebutuhan tersebut dengan memberikan inovasi layanan kesehatan pembelian obat secara online," paparnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/1).
"Selama tahun 2020 ini, apotek online Lifepack mengalami pertumbuhan rata-rata bulanan peningkatan transaksi pembelian obat sebesar 50%. Peningkatan pembelian obat ini tidak lepas dari menurunnya aktivitas luar ruangan yang dilakukan masyarakat," sambungnya.
Dalam sebuah survei yang dirilis Bank DBS pada Oktober 2020 kepada 545 responden menunjukkan bahwa 72% responden berencana untuk mengurangi aktivitas di luar rumah setelah pandemi Covid-19 berakhir. Adapun 25% responden lainnya akan memiliki intensitas yang sama ketika di luar rumah, seperti sebelum pandemi. Sedangkan 3% responden memilih untuk meningkatkan intensitas beraktivitas di luar rumah setelah pandemi.
"Perubahan perilaku masyarakat mengalami pergeseran yang cukup signifikan akibat pandemi. Biasanya berbagai aktivitas di luar ruangan menjadi suatu hal yang biasa, sekarang masyarakat lebih memilih untuk tetap berada di rumah, dikarenakan alasan kesehatan menjadi yang paling penting," kata pria yang akrab disapa Ferdi itu.
Lihat Juga :