Terapi Plasma Darah Diberikan untuk Pasien Covid-19 dengan Kondisi Berat
Selasa, 19 Januari 2021 - 14:01 WIB
loading...
Terapi plasma konvalesen atau plasma darah bukan untuk pencegahan Covid-19. Terapi ini diberikan kepada pasien Covid-19 yang kondisinya menengah hingga berat. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Terapi plasma konvalesen atau plasma darah bukan untuk pencegahan Covid-19. Terapi ini diberikan kepada pasien Covid-19 yang kondisinya menengah hingga berat. Hal itu diungkap Direktur Lembaga Molekuler Eijkman Prof Amin Soebandrio.
Terapi plasma konvalesen diambil dari plasma darah pasien yang terdiagnosa COVID-19 sudah 14 hari dinyatakan sembuh dari infeksi COVID-19 yang ditandai dengan pemeriksaan swab menggunakan RT-PCR sebanyak satu kali dengan hasil negatif.
Baca juga: Terapi Plasma Darah Sudah Digunakan Sejak 100 Tahun Lalu
“Jadi dia (plasma) tidak menggantikan vaksin,” tegas Amin belum lama ini.
Amin menjelaskan, terapi plasma konvalesen adalah imunisasi pasif. Artinya antibodi sudah ada di luar dan sudah terbentuk dan itu yang diberikan kepada pasien.
Terapi plasma konvalesen diambil dari plasma darah pasien yang terdiagnosa COVID-19 sudah 14 hari dinyatakan sembuh dari infeksi COVID-19 yang ditandai dengan pemeriksaan swab menggunakan RT-PCR sebanyak satu kali dengan hasil negatif.
Baca juga: Terapi Plasma Darah Sudah Digunakan Sejak 100 Tahun Lalu
“Jadi dia (plasma) tidak menggantikan vaksin,” tegas Amin belum lama ini.
Amin menjelaskan, terapi plasma konvalesen adalah imunisasi pasif. Artinya antibodi sudah ada di luar dan sudah terbentuk dan itu yang diberikan kepada pasien.
Lihat Juga :