Jaket Puffer Unik Berbentuk Gedung dan Landmark Paris
Kamis, 28 Januari 2021 - 05:31 WIB
loading...
Desainer Virgil Abloh membuat jaket puffer berbentuk landmark Kota Paris dan gedung pencakar langit terkenal di New York. Foto/Dezeen.com
A
A
A
JAKARTA - Desainer Virgil Abloh belum lama ini membuat jaket puffer untuk koleksi pakaian laki-laki Fall/Winter 2021. Jaket tersebut unik karena memiliki desain berbentuk landmark Kota Paris dan gedung pencakar langit terkenal di New York.
Abloh telah menjadi direktur artistik pakaian laki-laki di rumah mode Louis Vuitton sejak 2018. Debutnya merupakan bagian dari Paris Fashion Week dalam pertunjukan bebas kerumunan karena pembatasan virus corona. Pada koleksi ini, Abloh membuat jaket puffer berdesain landmark Paris dan jaket puffer gedung pencakar langit untuk Louis Vuitton.
Baca Juga: Streetwear Ikonik, Wah Koleksi Keren Kolab Levi's dan Brand Jepang Bape
Film pendek dari peragaan busana ini menampilkan rapper dan aktor Amerika Saul Williams. Williams berjalan melalui kota abstrak yang terbuat dari marmer hijau, di mana ia berinteraksi dengan model yang mengenakan barang-barang dari koleksi tersebut.
Dalam satu adegan, Williams memasuki ruangan besar di mana dua model berdiri di atas alas yang mengenakan jaket puffer yang dilapisi model bangunan 3D. Jaket puffer gedung pencakar langit Kota New York merefleksikan tempat tinggal Abloh. Sementara jaket puffer landmark Paris merefleksikan bahwa pertunjukan fisik berlangsung di Paris.
Jaket tersebut memiliki katedral Notre-Dame di bagian depannya bersama dengan model bangunan bersejarah lain, termasuk Menara Eiffel versi merah, Arch de Triumph dan Pantheon. Tampilan itu juga mencakup dua bangunan modern, piramida Le Grand Louvre karya arsitek China-Amerika IM Pei serta bagian dari Centre Pompidou yang dirancang oleh Richard Rogers dan Renzo Piano.
Jaket puffer menampilkan landmark kota. Sebenarnya tak hanya Kota New York namun juga Chicago, tempat Abloh belajar arsitektur di Institut Teknologi Illinois. Di institut tersebut arsitek modernis Ludwig Mies van der Rohe menjadi kepala departemen arsitektur pada tahun 1940-an dan 1950-an serta membangun Crown Hall.
Abloh telah menjadi direktur artistik pakaian laki-laki di rumah mode Louis Vuitton sejak 2018. Debutnya merupakan bagian dari Paris Fashion Week dalam pertunjukan bebas kerumunan karena pembatasan virus corona. Pada koleksi ini, Abloh membuat jaket puffer berdesain landmark Paris dan jaket puffer gedung pencakar langit untuk Louis Vuitton.
Baca Juga: Streetwear Ikonik, Wah Koleksi Keren Kolab Levi's dan Brand Jepang Bape
Film pendek dari peragaan busana ini menampilkan rapper dan aktor Amerika Saul Williams. Williams berjalan melalui kota abstrak yang terbuat dari marmer hijau, di mana ia berinteraksi dengan model yang mengenakan barang-barang dari koleksi tersebut.
Dalam satu adegan, Williams memasuki ruangan besar di mana dua model berdiri di atas alas yang mengenakan jaket puffer yang dilapisi model bangunan 3D. Jaket puffer gedung pencakar langit Kota New York merefleksikan tempat tinggal Abloh. Sementara jaket puffer landmark Paris merefleksikan bahwa pertunjukan fisik berlangsung di Paris.
Jaket tersebut memiliki katedral Notre-Dame di bagian depannya bersama dengan model bangunan bersejarah lain, termasuk Menara Eiffel versi merah, Arch de Triumph dan Pantheon. Tampilan itu juga mencakup dua bangunan modern, piramida Le Grand Louvre karya arsitek China-Amerika IM Pei serta bagian dari Centre Pompidou yang dirancang oleh Richard Rogers dan Renzo Piano.
Jaket puffer menampilkan landmark kota. Sebenarnya tak hanya Kota New York namun juga Chicago, tempat Abloh belajar arsitektur di Institut Teknologi Illinois. Di institut tersebut arsitek modernis Ludwig Mies van der Rohe menjadi kepala departemen arsitektur pada tahun 1940-an dan 1950-an serta membangun Crown Hall.
Lihat Juga :