Hati Hati, Orang Berbadan Kurus Bisa Berpotensi Memiliki Kolesterol Tinggi

Jum'at, 19 Maret 2021 - 20:30 WIB
loading...
Hati Hati, Orang Berbadan...
foto / dok telegraph.co.uk
A A A
JAKARTA - Berbadan Gemuk sering dianggap banyak penyakit, namun hati hati juga bagi yang berbadan kurus bisa berpotensi memiliki kolesterol tinggi .Manager Medical Underwriter Sequis, dr Fridolin Seto Pandu menyarankan untuk melakukan medical check-up terutama mereka yang sudah berusia di atas 25 tahun.

Dengan Medical check-up, kita dapat mengetahui kadar lemak pada tubuh, yaitu LDL (Low Density Lipoprotein), HDL (High Density Lipoprotein), Trigliserida, dan kadar kolesterol total (akumulasi ketiga jenis kolesterol).

Baca juga : menitikkan-air-mata-aurel-hermansyah-minta-izin-menikah

“Tubuh gemuk atau kurus tidak bisa dijadikan patokan bebas dari kolesterol karena apa yang kerap disebut kolesterol tinggi adalah ketidakseimbangan antara kolesterol baik dan kolesterol jahat. Penyakit ini disebut dislipidemia dan lebih banyak disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat,” ucap dr. Fridolin, beberapa waktu lalu.

Dislipidemia atau kelainan metabolisme lemak ditandai dengan peningkatan atau penurunan jenis lemak dalam plasma darah. Kelainan jenis lemak yang utama adalah kenaikan kadar kolesterol total, kolesterol LDL, Trigliserida, dan penurunan kadar kolesterol HDL.

Baca juga : lebik-dikenal-sebagai-mama-nino-ivanka-suwandi-tak-merasa-keberatan

“Sayangnya, hal ini sering tidak menunjukan gejala, terlebih bila postur seseorang terlihat kurus dan proporsional sehingga lebih sulit mendeteksi dini seandainya tidak rutin melakukan pemeriksaan,” ucap dr Fridolin.

Adapun LDL adalah kolesterol yang dapat menumpuk di pembuluh darah sehingga membuat saluran pembuluh darah menyempit. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung koroner dan stroke.

Baca juga : jalan-kebaikan-atau-keburukan-pilihan-ada-di-tanganmu-sendiri

Pemeriksaan kadar kolesterol sebaiknya dilakukan rutin setiap 5 tahun sekali. Namun, jika memiliki potensi kolesterol tinggi sebaiknya melakukan cek setiap 6 bulan sampai 1 tahun sekali.

“Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kadar lemak darah di atas normal, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter agar mendapatkan tips dan pengobatan yang tepat. Jika tidak segera ditangani akan berisiko pada terjadinya berbagai penyakit, terutama penyakit jantung koroner dan stroke,” terang dr. Fridolin.

Baca juga : kuliah-aljabar-linier-sangat-berguna-buat-seorang-warganet-yang-insomnia-ini

Mereka yang tergolong berisiko tinggi antara lain pria berusia lebih dari 45 tahun dan perempuan berusia lebih dari 55 tahun dan mereka yang memiliki riwayat hipertensi, penyakit hari, jantung koroner, stroke, kencing manis, obesitas, hipotiroid (kekurangan hormon tiroid), gangguan ginjal, kurang aktivitas fisik, dan riwayat keluarga yang pernah mengidap kolesterol, kencing manis, jantung koroner, dan stroke.

Dr Fridolin menuturkan, Kita perlu peduli pada kesehatan dengan menjalankan gaya hidup sehat dan mengobati penyakit. Apalagi, jika Anda termasuk yang berisiko.

Baca juga : simpel-dan-enak-banget-yuk-bikin-bread-butter-pudding-ala-ade-koerniawan

Gaya hidup sehat yang dimaksud antara lain menghindari makanan yang mengandung kolesterol tinggi seperti fast food, makanan yang digoreng, daging olahan, seperti sosis serta chicken nugget, seafood, jeroan, susu full cream, dan makanan-makanan yang bersantan.

“Tidak merokok dan kurangi alkohol. Sebaiknya juga rutin melakukan aktivitas fisik dan berolahraga serta cukup istirahat. Sedangkan pengobatan dilakukan sebagai respon dari hasil medical check-up untuk meminimalkan potensi penyebaran penyakit hingga upaya agar dapat normal kembali,” papar dr Fridolin.
(sal)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tren Gaya Hidup Sehat...
Tren Gaya Hidup Sehat Meningkat, Olahraga Bisa Dilakukan di Rumah
Punya Kolesterol Tinggi?...
Punya Kolesterol Tinggi? Hindari 5 Sarapan Ini Agar Jantung Tetap Sehat
5 Penyebab Kolesterol...
5 Penyebab Kolesterol pada Wanita, Nomor 3 Sering Diabaikan
4 Tips Sehat Konsumsi...
4 Tips Sehat Konsumsi Daging di Hari Raya Iduladha agar Kolesterol Tetap Terkendali
Kadar Kolesterol Daging...
Kadar Kolesterol Daging Kambing vs Sapi, Mana yang Lebih Tinggi?
Tubuh Bella Hadid Makin...
Tubuh Bella Hadid Makin Kurus Kering, Kondisinya Bikin Khawatir
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, dari Jepang hingga Korea Selatan
Pentingnya Sikap Kehati-hatian...
Pentingnya Sikap Kehati-hatian dalam Amalan, Begini Penjelasannya
Hati-hati! Ini 10 Tanda...
Hati-hati! Ini 10 Tanda Kolesterol Tinggi yang Perlu Diwaspadai
Rekomendasi
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Berita Terkini
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Desainer Indonesia Ditantang...
Desainer Indonesia Ditantang Jadi Agen Perubahan, Tak Lagi Sekadar Estetika
Infografis
Orang Asing Pemegang...
Orang Asing Pemegang Golden Visa Bisa Miliki Tanah di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved