Varian Terbaru Nespresso, Sensasi Rasa Kopi Dari Enam Negara
Sabtu, 27 Maret 2021 - 09:30 WIB
loading...
A
A
A
Shanghai Lungo terinspirasi dari budaya kopi modern di kota Cina. Hal ini membawa sensasi budaya minum kopi dari Asia dengan blend biji kopi yang ringan, perpaduan dari biji kopi arabika asal Kenya, Cina, dan Indonesia. “Notes berry dan rasa asam dari kopi ini paling cocok disajikan dalam cangkir tinggi, sekaligus untuk merasakan pengalaman minum kopi layaknya masyarakat lokal,” ujar Febi Amelia, Coffee Master Nespresso Indonesia.
Berkaca pada sajian kuliner di Argentina yang terkenal dengan hidangan manisnya, Buenos Aires Lungo mencampur biji kopi arabika dari Kolombia dan biji kopi robusta dari Uganda yang lembut. Menurut febi hal ini dilakukan untuk memberikan notes rasa sereal dan popcorn manis. “Sesuai dengan sajian kopi di Argentina yang identik dengan rasa manis dan milky dan disajikan di dalam cangkir tinggi, varian ini paling cocok disajikan dengan susu dan gula dengan jumlah banyak,” ujar Febi.
Baca juga : Mengandung Serum dan Sunscreen, Clinique Perkenalkan Foundation SPF 20 untuk Wanita Asia
Merefleksikan kecintaan Afrika Selatan terhadap rasa kopi di Asia yang juga telah memengaruhi rasa kopi lokal di Cape Town Envivo Lungo mencampur biji kopi robusta dan arabika dari India. Percampuran ini untuk menciptakan rasa kopi lungo yang intens dengan notes yang agak pahit dan aroma woodsy.
Sementara itu Stockholm Fortissio Lungo membentuk profil aromatik khas kopi Swedia dengan menggabungkan Monsooned Malabar dengan biji kopi arabika dari Kolombia. Perpaduan ini menurut Febi membentuk rasa kopi yang intens dan manis, dengan sedikit hint rasa pahit. “Anda bisa menikmati kopi ini dengan cinammon rolls layaknya orang Swedia,” ujar Febi.
Baca juga : Ini Gaya Kasual Jebolan Indonesian Idol Michelle Kuhnle Setelah Menjadi Humas
Berkaca pada sajian kuliner di Argentina yang terkenal dengan hidangan manisnya, Buenos Aires Lungo mencampur biji kopi arabika dari Kolombia dan biji kopi robusta dari Uganda yang lembut. Menurut febi hal ini dilakukan untuk memberikan notes rasa sereal dan popcorn manis. “Sesuai dengan sajian kopi di Argentina yang identik dengan rasa manis dan milky dan disajikan di dalam cangkir tinggi, varian ini paling cocok disajikan dengan susu dan gula dengan jumlah banyak,” ujar Febi.
Baca juga : Mengandung Serum dan Sunscreen, Clinique Perkenalkan Foundation SPF 20 untuk Wanita Asia
Merefleksikan kecintaan Afrika Selatan terhadap rasa kopi di Asia yang juga telah memengaruhi rasa kopi lokal di Cape Town Envivo Lungo mencampur biji kopi robusta dan arabika dari India. Percampuran ini untuk menciptakan rasa kopi lungo yang intens dengan notes yang agak pahit dan aroma woodsy.
Sementara itu Stockholm Fortissio Lungo membentuk profil aromatik khas kopi Swedia dengan menggabungkan Monsooned Malabar dengan biji kopi arabika dari Kolombia. Perpaduan ini menurut Febi membentuk rasa kopi yang intens dan manis, dengan sedikit hint rasa pahit. “Anda bisa menikmati kopi ini dengan cinammon rolls layaknya orang Swedia,” ujar Febi.
Baca juga : Ini Gaya Kasual Jebolan Indonesian Idol Michelle Kuhnle Setelah Menjadi Humas
Lihat Juga :