Puasa Ramadhan di Musim Pancaroba, Begini Tipsnya Agar Tubuh Tetap Fit!
Senin, 12 April 2021 - 16:25 WIB
loading...
A
A
A
Energi yang dihasilkan akan bertahan lebih lama dan juga terasa kenyang lebih lama, misalnya nasi merah, kentang, roti gandum, biji-bijian, kacang-kacangan, oat, dan ubi jalar.
Disamping itu konsumsi sayuran hijau, brokoli, wortel, dan lainnya yang kaya serat, vitamin, dan mineral juga tak kalah penting. Pada saat yang sama, masyarakat memperoleh protein dari hewani dan nabati yang diperoleh dari ikan, telur, ayam, daging, tempe, dan tahu.
Tak kalah pentingnya, jangan lupa mengonsumsi buah-buahan, seperti semangka, pepaya, melon, jeruk, buah naga, dan lain-lain. Selanjutnya pertahankan asupan air putih 2 liter atau setara dengan 8-9 gelas sehari, atur dari buka hingga subuh.
“Batasi konsumsi gula tidak lebih dari 50 gram sehari atau setara dengan 4 sendok makan karena dapat mempengaruhi sel imun untuk melawan penyakit. Selain itu, hindari juga makanan dengan kandungan lemak trans tinggi serta mengandung karbohidrat sederhana, seperti makanan atau minuman yang terlalu manis," jelasnya.
Baca Juga : Makanan Khas Selama Ramadhan, Ini 5 Manfaat Kurma Bagi Kesehatan
Saat jam buka puasa tiba, Budiningsari berpesan agar masyarakat tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan. Porsi makan untuk berbuka puasa sebaiknya berkisar 10-25 persen dari kebutuhan sehari-hari, disusul makan malam setelah shalat magrib sekitar 25-35 persen, jajan malam sekitar 10-25 persen, sedangkan saat sahur 20-35 persen kebutuhan harian.
Disamping itu konsumsi sayuran hijau, brokoli, wortel, dan lainnya yang kaya serat, vitamin, dan mineral juga tak kalah penting. Pada saat yang sama, masyarakat memperoleh protein dari hewani dan nabati yang diperoleh dari ikan, telur, ayam, daging, tempe, dan tahu.
Tak kalah pentingnya, jangan lupa mengonsumsi buah-buahan, seperti semangka, pepaya, melon, jeruk, buah naga, dan lain-lain. Selanjutnya pertahankan asupan air putih 2 liter atau setara dengan 8-9 gelas sehari, atur dari buka hingga subuh.
“Batasi konsumsi gula tidak lebih dari 50 gram sehari atau setara dengan 4 sendok makan karena dapat mempengaruhi sel imun untuk melawan penyakit. Selain itu, hindari juga makanan dengan kandungan lemak trans tinggi serta mengandung karbohidrat sederhana, seperti makanan atau minuman yang terlalu manis," jelasnya.
Baca Juga : Makanan Khas Selama Ramadhan, Ini 5 Manfaat Kurma Bagi Kesehatan
Saat jam buka puasa tiba, Budiningsari berpesan agar masyarakat tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan. Porsi makan untuk berbuka puasa sebaiknya berkisar 10-25 persen dari kebutuhan sehari-hari, disusul makan malam setelah shalat magrib sekitar 25-35 persen, jajan malam sekitar 10-25 persen, sedangkan saat sahur 20-35 persen kebutuhan harian.
Lihat Juga :