Covid-19 pada Anak Jangan Diremehkan Karena Berisiko Sebabkan Kematian
Kamis, 22 April 2021 - 14:10 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu anak juga memiliki reseptor yang berperan pada Covid-19 lebih rendah dibandingkan dengan orang dewasa. Meski demikian, saat ini proporsi infeksi Covid-19 pada anak di Indonesia justru cenderung stabil.
“Anak itu bisa terkena Covid-19 apabila mereka tertular dari orang dewasa ataupun bisa tertular dari anak lainnya. Jadi ketika anak tersebut tertular Covid-19, ia bisa menularkan ke orang lain, termasuk ke orang dewasa dan mereka juga bisa mengalami perburukan yang menyebabkan kematian,” lanjutnya.
Berdasarkan laporan yang dikeluarkan Satgas Covid-19 , anak Indonesia usia 0-18 tahun yang meninggal karena Covid-19 itu sudah 572. Angka ini menunjukkan bahwa cukup banyak juga anak-anak yang meninggal akibat Covid-19.
Baca Juga : Bermutasi atau Tidak, Covid-19 Tetap Mampu Membuat Gejala yang Parah
“Jadi masyarakat tidak boleh meremehkan Covid-19 pada anak. IDAI saat ini sudah sangat sering diajak rapat dengan menteri pendidikan untuk persiapan tahun ajaran baru sebagai pertimbangan anak itu bisa terinfeksi Covid-19 dan mengalami perburukan hingga meninggal dan menularkan ke anak serta orang dewasa lain,” tuntasnya.
“Anak itu bisa terkena Covid-19 apabila mereka tertular dari orang dewasa ataupun bisa tertular dari anak lainnya. Jadi ketika anak tersebut tertular Covid-19, ia bisa menularkan ke orang lain, termasuk ke orang dewasa dan mereka juga bisa mengalami perburukan yang menyebabkan kematian,” lanjutnya.
Berdasarkan laporan yang dikeluarkan Satgas Covid-19 , anak Indonesia usia 0-18 tahun yang meninggal karena Covid-19 itu sudah 572. Angka ini menunjukkan bahwa cukup banyak juga anak-anak yang meninggal akibat Covid-19.
Baca Juga : Bermutasi atau Tidak, Covid-19 Tetap Mampu Membuat Gejala yang Parah
“Jadi masyarakat tidak boleh meremehkan Covid-19 pada anak. IDAI saat ini sudah sangat sering diajak rapat dengan menteri pendidikan untuk persiapan tahun ajaran baru sebagai pertimbangan anak itu bisa terinfeksi Covid-19 dan mengalami perburukan hingga meninggal dan menularkan ke anak serta orang dewasa lain,” tuntasnya.
(wur)
Lihat Juga :