Model Bisnis Multilokal Percepat Produksi Saniter
Jum'at, 23 April 2021 - 06:34 WIB
loading...
A
A
A
Akhil menerangkan, pihaknya meluncurkan produk hanya dalam 27 hari untuk hand sanitizer dan aerosol dengan menggunakan multilocal business model. Model bisnis ini menjadi kunci dalam proses kecepatan produksi.
“Model bisnis yang dimaksud tersebut prinsipnya adalah menggabungkan teknologi serta kecepatan perusahaan multinasional milik perseroan dan tetap menerapkan keunggulan yang dimiliki di Indonesia,” ujar Akhil.
Lebih rinci Akhil menerangkan, lazimnya pabrikan memproduksi produk baru setidaknya butuh waktu 12-24 bulan. Namun, untuk Saniter hanya dalam 27 hari.
“Hal itu guna menjawab kebutuhan di awal pandemi saat sejumlah produk yang berkaitan dengan kesehatan sulit ditemui dan harganya mahal,” kata Akhil.
Akhil merinci, perseroan berhasil meringkas proses pertama dalam pengembangan produk, yakni penelitian dan pengembangan yang biasanya dilakukan dalam waktu tiga bulan kini hanya dalam tujuh hari. Untuk proses pengenalan produk, pengurusan izin produksi, hingga distribusi dapat dilakukan dalam tujuh hari selanjutnya.
“Model bisnis yang dimaksud tersebut prinsipnya adalah menggabungkan teknologi serta kecepatan perusahaan multinasional milik perseroan dan tetap menerapkan keunggulan yang dimiliki di Indonesia,” ujar Akhil.
Lebih rinci Akhil menerangkan, lazimnya pabrikan memproduksi produk baru setidaknya butuh waktu 12-24 bulan. Namun, untuk Saniter hanya dalam 27 hari.
“Hal itu guna menjawab kebutuhan di awal pandemi saat sejumlah produk yang berkaitan dengan kesehatan sulit ditemui dan harganya mahal,” kata Akhil.
Akhil merinci, perseroan berhasil meringkas proses pertama dalam pengembangan produk, yakni penelitian dan pengembangan yang biasanya dilakukan dalam waktu tiga bulan kini hanya dalam tujuh hari. Untuk proses pengenalan produk, pengurusan izin produksi, hingga distribusi dapat dilakukan dalam tujuh hari selanjutnya.
Lihat Juga :