Ini Caranya agar Terhindar dari Masalah Pencernaan saat Lebaran
Sabtu, 23 Mei 2020 - 16:41 WIB
loading...
Setelah berpuasa selama sebulan, tubuh perlu waktu untuk kembali ke kebiasaan makan yang biasa. Foto Ilustrasi/Owen Price/Istockphoto.com
A
A
A
JAKARTA - Akhir Ramadhan ditutup dengan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Perayaan yang biasanya berlangsung satu sampai tiga hari ini penuh dengan makanan seperti rendang, opor, sambal goreng kentang, dendeng balado, kue kering, hingga minuman dingin.
Meskipun beberapa orang mungkin tergoda untuk makan berlebihan, para ahli menyarankan untuk mengonsumsi secara perlahan untuk menghindari kembung dan masalah pencernaan lain. (Baca Juga:ASA DARA, Bantuan Program Digital untuk Pasien Kanker Payudara)
"Saya sarankan Anda perlahan-lahan beralih ke pola makan rutin Anda," kata Rahaf Al Bochi, ahli gizi dan juru bicara media terdaftar untuk Academy of Nutrition and Dietetics di Amerika Serikat.
"Perut Anda akan menjadi lebih kecil. Jadi Anda tidak akan bisa makan banyak saat itu juga. Makan porsi kecil sepanjang hari," sambungnya, seperti dilansir CNN. (Baca juga: Peneliti Temukan Kelainan Usus Pasien COVID-19 Berimplikasi pada Pembekuan Darah)
Al Bochi, yang juga pemilik Nutrisi Pohon Zaitun di Atlanta, menyarankan agar kita memulai Idul Fitri dengan minum air dan makan kurma, seperti yang dilakukan Nabi Muhammad saat berbuka puasa. Kurma akan memberikan serat, gula alami, kalium, magnesium, dan dorongan energi yang dibutuhkan tubuh setelah puasa. (Baca juga:3 Alasan Baju Baru Harus Dicuci Sebelum Dipakai)
Meskipun beberapa orang mungkin tergoda untuk makan berlebihan, para ahli menyarankan untuk mengonsumsi secara perlahan untuk menghindari kembung dan masalah pencernaan lain. (Baca Juga:ASA DARA, Bantuan Program Digital untuk Pasien Kanker Payudara)
"Saya sarankan Anda perlahan-lahan beralih ke pola makan rutin Anda," kata Rahaf Al Bochi, ahli gizi dan juru bicara media terdaftar untuk Academy of Nutrition and Dietetics di Amerika Serikat.
"Perut Anda akan menjadi lebih kecil. Jadi Anda tidak akan bisa makan banyak saat itu juga. Makan porsi kecil sepanjang hari," sambungnya, seperti dilansir CNN. (Baca juga: Peneliti Temukan Kelainan Usus Pasien COVID-19 Berimplikasi pada Pembekuan Darah)
Al Bochi, yang juga pemilik Nutrisi Pohon Zaitun di Atlanta, menyarankan agar kita memulai Idul Fitri dengan minum air dan makan kurma, seperti yang dilakukan Nabi Muhammad saat berbuka puasa. Kurma akan memberikan serat, gula alami, kalium, magnesium, dan dorongan energi yang dibutuhkan tubuh setelah puasa. (Baca juga:3 Alasan Baju Baru Harus Dicuci Sebelum Dipakai)
Lihat Juga :