Review Film Cruella: Sebuah Cerita Kelam dari Disney

Rabu, 26 Mei 2021 - 13:50 WIB
loading...
Review Film Cruella:...
Cruella adalah film kelam, dengan humor gelap dan tema yang agak nyeleneh dari film tradisional Disney, yaitu balas dendam, tapi film ini tetap menghibur. (Facebook)
A A A
Film-film keluaran Disney biasanya bertema atau ditujukan untuk menjadi tontonan keluarga atau semua umur. Namun, tidak dengan Cruella . Film ini akan memberikan nuansa baru dalam menikmati sebuah film Disney. Tema kelam dan kejahatan di dalamnya membuat film ini tidak menjadi tontonan yang bisa dinikmati anak-anak. LSF mengganjar film ini dengan rating 17+ alias untuk Dewasa.

Dibintangi Emma Stone sebagai Cruella dan Emma Thompson sebagai Baroness, Cruella hadir dengan cerita yang tidak bahagia. Kekonyolan dan humor yang ada di dalamnya pun tak membuat tema tidak bahagia dalam film ini menghilang. Humor di sini pun bakal terdengar kasar dan kelam, tak seperti film-film Disney lain yang biasanya ringan dan menghibur. Mungkin, beberapa orang akan membandingkan film ini dengan film DC seperti Harley Quinn atau Joker. Namun, Cruella punya ranah sendiri. Dia tidak berdarah-darah dan keras dengan penuh kehancuran seperti dua film keluaran Warner Bros. tersebut.

Baca Juga: Review Film A Quiet Place Part 2

Cruella mengisahkan tentang Estella, seorang gadis yang lahir dengan kondisi rambut berwarna berbeda, separuh hitam dan separuh putih. Sejak kecil, dia telah menunjukkan tanda-tanda memiliki sifat keras kepala dan ekstrem. Ibunya terus meyakinkan kalau dia adalah Estella, bukan Cruella yang jahat. Saat bersekolah, dia pun tak segan melawan anak laki-laki yang kerap merundungnya. Akibatnya, dia pun sering dipanggil pihak sekolah. Ibu Estella, Catherine, kemudian mengeluarkan Estella dari sekolah itu dan berniat membawanya ke London untuk memulai hidup baru. Namun, di tengah perjalanan, Catherine membawa Estella ke Hellman Hall untuk sebuah urusan. Dia meminta Estella menunggunya di mobil dan memberikan seuntai kalung warisan keluarga untuknya. Namun, di tempat itu, Catherine menemui ajalnya. Hati Estella pun hancur. Dia merasa menjadi biang kematian ibunya. Dia kemudian lari ke London.

Di Regent Park, tempat yang sangat ingin dia kunjungi, Estella bertemu Jasper dan Horace, dua yatim piatu yang bekerja sebagai pencopet. Tak punya pilihan, Estella akhirnya bergabung dengan dua orang tersebut. Dia lalu mengubah penampilannya. Dia tidak lagi memiliki rambut dengan dua warna. Dia tampil sebagai Estella dengan rambut merah. Meski berprofesi sebagai pencopet, cita-cita Estella adalah menjadi perancang busana. Dia merupakan pembuat kostum untuk dia dan dua kompatriotnya dalam beraksi. Kostum-kostum ini dibuat untuk melancarkan usaha mereka sebagai pencopet dan pencuri.
Review Film Cruella: Sebuah Cerita Kelam dari Disney

Suatu hari, Jasper memberikan surat kalau Estella diterima bekerja di Liberty, sebuah departemen store terkemuka di London. Di tempat itu, dia bekerja sebagai tukang bersih-bersih, bukan pegawai yang mengurusi busana, seperti keinginannya. Keberuntungan ada di pihaknya ketika Baroness terkesan dengan “hasil karyanya” di etalase departemen store itu. Meski dipecat dari Liberty, Estella dipekerjakan Baroness sebagai salah satu perancang di rumah modenya. Dari sinilah cerita Estella dan Cruella dimulai.

Sebuah percakapannya dengan Baroness membuat Estella sadar kalau selama ini dia telah salah. Dendam pun muncul. Dendam inilah yang membuat Estella kembali kepada Cruella yang lebih kejam, cerdas dan lebih berani untuk mengeksekusi rencana yang terbilang gila. Estella yang juga cerdas dan berani pun tidak lagi dominan. Semuanya berganti dengan kehadiran sosok Cruella.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Pesiar Disney...
Kapal Pesiar Disney Suguhkan Show Kembang Api Spektakuler The Lion King
Kalahkan Gigi Hadid,...
Kalahkan Gigi Hadid, Teagan Croft Terpilih Perankan Rapunzel di Tangled Versi Live Action
Detik-detik Menegangkan...
Detik-detik Menegangkan di Disney World, Staf Adang Batu Raksasa demi Selamatkan Penonton
Marvel hingga Disney,...
Marvel hingga Disney, CPCM Jadi Hiburan Keluarga dengan Game Machine Eksklusif
Drama Korea A Shop For...
Drama Korea A Shop For Killer Lanjut Season 2, Tayang Perdana 2026
Snow White Live Action...
Snow White Live Action Jadi Film Disney Paling Mengecewakan Sepanjang Sejarah
Disney On Ice Hadir...
Disney On Ice Hadir Lagi di Istora Senayan
Jebakan di Balik Layar...
Jebakan di Balik Layar Kaca: 7 Juta Akun Streaming Jadi Dagangan, Puluhan Akun Disney+ Indonesia Ikut Jadi Korban
Stop Nonton Situs Dewasa,...
Stop Nonton Situs Dewasa, Ini 10 Link Streaming Film Lulus Sensor di Indonesia
Rekomendasi
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Jaksa Agung Singgung...
Jaksa Agung Singgung Wacana Peleburan Pidum-Pidsus demi Penanganan Perkara Lebih Efisien
Berita Terkini
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 3: Mila Makin Yakin Berpisah, Kondisi Efendi Kian memburuk
Dorong Ekosistem Lagu...
Dorong Ekosistem Lagu Anak Berkualitas, KILA 2026 Resmi Dibuka
V+Short Hadirkan Microdrama...
V+Short Hadirkan Microdrama Full Throttle Family, Kisah Mantan Pembalap yang Kembali ke Dunia Lama
Didukung Rieke Diah...
Didukung Rieke Diah Pitaloka, Nikita Mirzani Makin Optimistis Menang di Sidang PK
Archie dan Lilibet ke...
Archie dan Lilibet ke Inggris, Akankah Bertemu Anak-anak Pangeran William?
Sidang PK Nikita Mirzani...
Sidang PK Nikita Mirzani Ditunda hingga 1 Juli 2026, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved