Catat! Ini Waktu Berjemur yang Tepat Menurut Dokter
Sabtu, 05 Juni 2021 - 11:30 WIB
loading...
Catat! Ini Waktu Berjemur yang Tepat Menurut Dokter. Foto/Hivisasa.
A
A
A
JAKARTA - Berjemur dipercaya dapat menjaga imunitas tubuh sehingga terhindar dari Covid-19 . Dokter Ortopedi, dr. Henry Suhendra, SpOT, menjelaskan waktu yang tepat untuk berjemur.
Saat ini fenomena berjemur telah terbagi menjadi dua kubu. Beberapa orang berjemur pada pagi hari sekira pukul 07.00-09.00 dan sore sekira pukul 16.00, sementara kubu selanjutnya adalah berjemur pada siang hari yaitu pukul 12.00 siang.
“Nah kita bicarakan masing-masing ya. Kubu pagi yang mulai pukul 07.00-09.00 pagi dan sore hari mengandung ultraviolet A, dan hampir tidak ada ultraviolet B. Ultraviolet A itu tidak membentuk vitamin D,” terang dr. Henry dalam salah satu unggahan videonya dikutip Sabtu (5/6).
Baca Juga : Empat Jenis Sakit Berbeda Ini Tanda Gejala Diabetes Tipe 2
Alhasil masyarakat cenderung tidak menyadari saat terpapar sinar ultraviolet A yang cenderung tidak terlalu panas tersebut dalam jumlah banyak. Akibatnya bisa menyebabkan berbagai macam masalah kulit seperti keriput, bintik di kulit, dan juga penuaan kulit lain, yang bisa menyebabkan kanker kulit.
Saat ini fenomena berjemur telah terbagi menjadi dua kubu. Beberapa orang berjemur pada pagi hari sekira pukul 07.00-09.00 dan sore sekira pukul 16.00, sementara kubu selanjutnya adalah berjemur pada siang hari yaitu pukul 12.00 siang.
“Nah kita bicarakan masing-masing ya. Kubu pagi yang mulai pukul 07.00-09.00 pagi dan sore hari mengandung ultraviolet A, dan hampir tidak ada ultraviolet B. Ultraviolet A itu tidak membentuk vitamin D,” terang dr. Henry dalam salah satu unggahan videonya dikutip Sabtu (5/6).
Baca Juga : Empat Jenis Sakit Berbeda Ini Tanda Gejala Diabetes Tipe 2
Alhasil masyarakat cenderung tidak menyadari saat terpapar sinar ultraviolet A yang cenderung tidak terlalu panas tersebut dalam jumlah banyak. Akibatnya bisa menyebabkan berbagai macam masalah kulit seperti keriput, bintik di kulit, dan juga penuaan kulit lain, yang bisa menyebabkan kanker kulit.
Lihat Juga :