Diingatkan Dosa Jariyah, Putra Aa Gym Siap Tanggung Dosa Ayahnya
Selasa, 15 Juni 2021 - 19:23 WIB
loading...
Diingatkan Dosa Jariyah, Putra Aa Gym Siap Tanggung Dosa Ayahnya. Foto/istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Muhammad Ghaza Al Ghazali , putra Aa Gym dan Teh Ninih diingatkan soal dosa jariyah setelah statusnya tentang sang ayah yang bersikap buruk viral di media sosial.
Alih-alih merasa takut, Ghaza justru mengatakan akan menanggung semua dosa yang dilakukan Aa Gym pada Teh Ninih.
“Kemudian Anda berbicara kepada saya tentang dosa jariyah. Justru bagus dong, semua dosa yang ayah saya lakukan kepada ibu saya sekarang saya yang menanggungnya,” tulis Ghaza dikutip Selasa (15/6).
Selain itu, bagi Ghaza, menanggung dosa sang ayah menjadi salah satu tanda baktinya sebagai anak kepada orang tua.
Baca Juga : Teh Ninih Dibentak dan Disebut Munafik oleh Ghaida Putri Aa Gym
“Kurang berbakti apa saya? Begitu, kan?,” ujar Ghaza.
Seperti diberitakan sebelumnya, baru-baru ini, Ghaza membongkar sikap buruk Aa Gym lewat status Facebook. Ghaza mengaku sudah berbicara baik-baik kepada sang ayah. Mulai dari berdiskusi hingga meminta nasihat dari ulama, namun ia malah dicap sebagai anak durhaka .
"Bicara baik sudah, diskusi sudah, debat sudah, bicara dalil sudah, bicara qoul ulama sudah. Anda tahu apa hasilnya? Saya dicap sombong dan durhaka," tulis Ghaza lagi.
Alih-alih merasa takut, Ghaza justru mengatakan akan menanggung semua dosa yang dilakukan Aa Gym pada Teh Ninih.
“Kemudian Anda berbicara kepada saya tentang dosa jariyah. Justru bagus dong, semua dosa yang ayah saya lakukan kepada ibu saya sekarang saya yang menanggungnya,” tulis Ghaza dikutip Selasa (15/6).
Selain itu, bagi Ghaza, menanggung dosa sang ayah menjadi salah satu tanda baktinya sebagai anak kepada orang tua.
Baca Juga : Teh Ninih Dibentak dan Disebut Munafik oleh Ghaida Putri Aa Gym
“Kurang berbakti apa saya? Begitu, kan?,” ujar Ghaza.
Seperti diberitakan sebelumnya, baru-baru ini, Ghaza membongkar sikap buruk Aa Gym lewat status Facebook. Ghaza mengaku sudah berbicara baik-baik kepada sang ayah. Mulai dari berdiskusi hingga meminta nasihat dari ulama, namun ia malah dicap sebagai anak durhaka .
"Bicara baik sudah, diskusi sudah, debat sudah, bicara dalil sudah, bicara qoul ulama sudah. Anda tahu apa hasilnya? Saya dicap sombong dan durhaka," tulis Ghaza lagi.
Lihat Juga :