Harganya Jutaan Rupiah, Apa Itu Intravenous Immunoglobulin (IVIG)?
Minggu, 04 Juli 2021 - 03:13 WIB
loading...
Berbagai publikasi yang ada saat ini, tampaknya terapi dengan IVIG memberikan hasil yang baik. / Foto: ilustrasi/rheumatology
A
A
A
JAKARTA - Sabtu (3/7), Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengumumkan harga eceran tertinggi (HET) resmi terhadap 11 obat yang paling sering digunakan dalam pengobatan Covid-19. Dari 11 macam obat yang disebutkan terdapat satu jenis obat dengan harga mahal dengan harga mencapai jutaan rupiah yang bernama Intravenous Immunoglobulin (IVIG).
Baca juga: Saturasi Oksigen Anda di Angka 94%, Jangan Panik, Lakukan 4 Langkah Ini
Dalam keterangannya, Menkes Budi menyebut bahwa IVIG 5% 50ml infus dalam bentuk vial memiliki HET Rp3.262.300, serta IVIG 10% 25ml infus dalam bentuk vial mempunyai HET Rp3.965.000. Sementara IVIG 10% 50ml infus dalam bentuk vial dibanderol dengan HET paling mahal hingga mencapai Rp6.174.900.
Influencer Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda'i menjelaskan, Intravenous Immunoglobulin adalah konsentrat immunoglobulin G yang diisolasi dari plasma donor yang normal. Terapi IVIG menjadi satu alternatif pilihan terapi, terutama pada kasus Covid-19 yang berat.
"Penelitian untuk IVIG pada Covid-19 belum terlalu banyak, dan sebagian besar adalah laporan kasus tunggal maupun serial, serta studi observasional," kata dr. Fajri saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Sabtu (3/7).
Baca juga: Saturasi Oksigen Anda di Angka 94%, Jangan Panik, Lakukan 4 Langkah Ini
Dalam keterangannya, Menkes Budi menyebut bahwa IVIG 5% 50ml infus dalam bentuk vial memiliki HET Rp3.262.300, serta IVIG 10% 25ml infus dalam bentuk vial mempunyai HET Rp3.965.000. Sementara IVIG 10% 50ml infus dalam bentuk vial dibanderol dengan HET paling mahal hingga mencapai Rp6.174.900.
Influencer Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda'i menjelaskan, Intravenous Immunoglobulin adalah konsentrat immunoglobulin G yang diisolasi dari plasma donor yang normal. Terapi IVIG menjadi satu alternatif pilihan terapi, terutama pada kasus Covid-19 yang berat.
"Penelitian untuk IVIG pada Covid-19 belum terlalu banyak, dan sebagian besar adalah laporan kasus tunggal maupun serial, serta studi observasional," kata dr. Fajri saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Sabtu (3/7).
Lihat Juga :