Miliki Harga Selangit, Manjurkah Obat Terapi Covid-19 IVIG?
Minggu, 04 Juli 2021 - 05:43 WIB
loading...
Banyak masyarakat yang penasaran, apakah dengan harga mahal yang ditawarkan, Intravenous Immuneglobulin ini mampu memberikan penyembuhan yang cepat. / Foto: ilustrasi/giveplasma
A
A
A
JAKARTA - Sejak Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengumumkan daftar harga eceran tertinggi (HET) terkait 11 obat yang paling sering digunakan untuk pengobatan Covid-19, nama Intravenous Immunoglobulin (IVIG) menarik perhatian karena harganya yang mahal. Bahkan Intravenous Immuneglobulin 10% 50ml infus dalam bentuk vial dibanderol dengan HET paling mahal hingga mencapai Rp6.174.900.
Baca juga: Antisipasi Kenaikan Sangat Tinggi, Menkes Rilis Harga Eceran 11 Obat Covid-19
Tentunya banyak masyarakat yang penasaran, apakah dengan harga mahal yang ditawarkan, Intravenous Immuneglobulin ini mampu memberikan penyembuhan yang cepat apabila diberikan kepada pasien Covid-19?
Influencer Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda'i mengatakan bahwa dampak mengenai penggunaan Intravenous Immuneglobulin saar ini masih dalam penelitian lebih lanjut. Sebab, uji secara besar memang belum dilakukan.
"Kemanjuran IVIG saat ini hanyalah berdasarkan pada retrospektif (orang sudah pakai dan melihat hasilnya). Beberapa laporan kasus menyebut IVIG bagus. Itulah mengapa beberapa orang mencoba menggunakannya," terang dr. Fajri, saat dihubungi MNC Portal, Sabtu (3/7).
Baca juga: Antisipasi Kenaikan Sangat Tinggi, Menkes Rilis Harga Eceran 11 Obat Covid-19
Tentunya banyak masyarakat yang penasaran, apakah dengan harga mahal yang ditawarkan, Intravenous Immuneglobulin ini mampu memberikan penyembuhan yang cepat apabila diberikan kepada pasien Covid-19?
Influencer Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda'i mengatakan bahwa dampak mengenai penggunaan Intravenous Immuneglobulin saar ini masih dalam penelitian lebih lanjut. Sebab, uji secara besar memang belum dilakukan.
"Kemanjuran IVIG saat ini hanyalah berdasarkan pada retrospektif (orang sudah pakai dan melihat hasilnya). Beberapa laporan kasus menyebut IVIG bagus. Itulah mengapa beberapa orang mencoba menggunakannya," terang dr. Fajri, saat dihubungi MNC Portal, Sabtu (3/7).
Lihat Juga :