Di Tengah Pandemi, Kalibrr Berupaya untuk Terus Adaptif

loading...
Di Tengah Pandemi, Kalibrr Berupaya untuk Terus Adaptif
Pandemi Covid-19 yang tengah melanda Indonesia, tak disangka membuka peluang percepatan digitalisasi. / Foto: ilustrasi/ist
JAKARTA - Dalam sebuah data dari Bank Indonesia pada Survei Konsumen disebutkan bahwa sejak Mei 2021, terdapat peningkatan pada Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja yang lebih memadai dalam 6 bulan ke depan. Pandemi Covid-19 yang tengah melanda Indonesia, tak disangka membuka peluang percepatan digitalisasi. Kegiatan serba online berhasil diakomodasikan.

Baca juga: Mau Uji Konsentrasi? Yuk Cobain Game Ini

Pelaku industri mulai berangsung-angsur membaik berkat pemanfaatan teknologi sehingga mampu menjalankan sebagian besar kegiatannya secara lebih cepat dan efektif, termasuk halnya dalam pelaksanaan rekrutmen.

Kalibrr merupakan perusahaan teknologi yang merevolusikan proses rekrutmen perusahaan dan cara kandidat menemukan karier impian, mempermudah proses rekrutmen dan seleksi berbasis virtual. Kalibrr berupaya untuk terus adaptif, menciptakan ekosistem online recruitment berbasis teknologi yang bermutu tinggi dan terintegrasi.

Salah satu kegiatan rekrutmen yang belakangan ini kembali digencarkan berbagai perusahaan adalah perekrutan talenta terbaik melalui program Management Trainee (MT). Program ini secara umum diartikan sebagai program pelatihan yang dikhususkan untuk membentuk serta mencetak pemimpin perusahaan di masa yang akan datang. Prospek menjanjikan dari program ini membuat banyak pencari kerja khususnya fresh graduate, berlomba-lomba melewati setiap tahap rekrutmen untuk berhasil lolos menjadi karyawan di perusahaan impiannya.

Pada situasi yang mengharuskan segala kegiatan dilaksanakan secara online, tentu implementasi kegiatan MT saat ini turut berubah. Dengan demikian, perusahaan perlu mengambil terobosan baru untuk bisa memproses tiap kandidat yang masuk dan menilai kompetensi mereka dengan komprehensif, meski tidak bertatap muka.



"Saat ini tes bisa dilaksanakan secara online, meskipun tanpa adanya aktivitas tatap muka, perubahan implementasi pada tahapan ini sesungguhnya tetap bisa diselenggarakan, diawasi, dan dievaluasi secara komprehensif," ungkap penanggung jawab pelaksanaan asesmen di Kalibrr Indonesia, Kinanti Margining Widi dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/7).

"Melalui teknologi, perusahaan tetap bisa mengawasi kandidatnya untuk tidak melakukan kecurangan selama tes. Kami meyakini ini sebagai solusi efektif pada proses rekrutmen guna menjaga integritas dan menghasilkan talenta yang unggul," sambungnya.

Pengawasan secara komprehensif dari Kalibrr melalui teknologi proctoring (pengawasan) juga tak lupa diikutsertakan saat hari pelaksanaan tes. Melalui serangkaian upaya ini, Kalibrr berharap mitra-mitranya dapat menemukan kandidat terbaik yang layak lolos ke tahap rekrutmen selanjutnya, tanpa khawatir terjadinya tindak kecurangan selama proses berlangsung.

"Kami mengerti bahwa setiap perusahaan memiliki kebutuhan dan tuntutan yang berbeda-beda dalam upaya menggali potensi calon kandidatnya. Menanggapi hal tersebut, Kalibrr berupaya untuk mengakomodir kebutuhan tersebut dengan menyediakan paket tes yang bervariasi sesuai bidang kerja yang dibutuhkan," kata Kinanti.



Menurut Kinanti, proses seleksi daring tidak seharusnya menjadi hambatan bagi perusahaan untuk dapat menggali kompetensi para kandidat secara kritis dan menyeluruh.

Baca juga: Support Pasien Covid-19, Anisa Bahar Ingin Donasikan Hasil Jual Rumahnya Senilai Rp4 Miliar

"Melalui teknologi, Kalibrr menduplikasikan proses yang semula offline menjadi online tanpa menghilangkan aspek human touch dan komunikasi efektif yang krusial dalam rekrutmen," ucapnya.
(nug)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top