Varian Baru COVID-19 Menginfeksi Kurang dari 1 Menit, Ini Tips untuk Mencegahnya
Senin, 12 Juli 2021 - 19:49 WIB
loading...
Foto Ilustrasi/Webmd
A
A
A
JAKARTA - Munculnya varian baru COVID-19 membuat kondisi pandemi di dunia kian memburuk. Hal ini disebabkan karena varian baru tersebut memiliki kemampuan yang jauh lebih baik dalam menularkan penyakit.
Menurut Epidemiolog Griffith University Australia dr. Dicky Budiman, varian baru COVID-19 seperti Delta , Kappa, serta Lambda sangat cepat dan efektif dalam menularkan melalui udara. Berdasarkan data di Australia, ketiga varian tersebut mampu menginfeksi seseorang kurang dari satu menit. Padahal varian sebelumnya membutuhkan waktu sekira 15 menit untuk menularkan pada manusia saat melakukan kontak.
Baca Juga: Epidemiolog Sebut Varian Lambda, Kappa, dan Delta Mampu Menginfeksi Manusia Kurang dari 1 Menit
Oleh sebab itu, dr. Dicky membagikan sejumlah tips yang bisa dilakukan masyarakat agar tidak mudah terinfeksi varian baru tersebut.
"Respons yang bisa dilakukan sebenarnya sama saja yakni 3T, 5M, pembatasan, vaksinasi. Hanya, harus dilakukan secara lebih kuat. Karena ini penularannya melalui udara, bisa berupa aerosol ataupun droplet. Karena semakin kuat virusnya, kita pun harus semakin kuat,” kata dr. Dicky saat dihubungi MNC Portal, Senin (12/7).
Menurut Epidemiolog Griffith University Australia dr. Dicky Budiman, varian baru COVID-19 seperti Delta , Kappa, serta Lambda sangat cepat dan efektif dalam menularkan melalui udara. Berdasarkan data di Australia, ketiga varian tersebut mampu menginfeksi seseorang kurang dari satu menit. Padahal varian sebelumnya membutuhkan waktu sekira 15 menit untuk menularkan pada manusia saat melakukan kontak.
Baca Juga: Epidemiolog Sebut Varian Lambda, Kappa, dan Delta Mampu Menginfeksi Manusia Kurang dari 1 Menit
Oleh sebab itu, dr. Dicky membagikan sejumlah tips yang bisa dilakukan masyarakat agar tidak mudah terinfeksi varian baru tersebut.
"Respons yang bisa dilakukan sebenarnya sama saja yakni 3T, 5M, pembatasan, vaksinasi. Hanya, harus dilakukan secara lebih kuat. Karena ini penularannya melalui udara, bisa berupa aerosol ataupun droplet. Karena semakin kuat virusnya, kita pun harus semakin kuat,” kata dr. Dicky saat dihubungi MNC Portal, Senin (12/7).
Lihat Juga :