Cara Orangtua Mengetahui Komorbid pada Anak

Kamis, 22 Juli 2021 - 23:42 WIB
loading...
Cara Orangtua Mengetahui...
Foto Ilustrasi/Istimewa
A A A
JAKARTA - Penyakit penyerta ( komorbid ) menjadi ancaman serius bagi setiap masyarakat. Tak hanya selama pandemi COVID-19, namun pada situasi biasa pun komorbid bisa mengancam jiwa. Terlebih jika orang tersebut jarang memeriksakan diri ke dokter dan tidak mengetahui riwayat penyakit yang dimiliki.

Dokter Spesialis Anak dr. Reza Fahlevi menjelaskan, risiko komorbid tidak hanya dimiliki oleh orang dewasa. Sebab anak-anak pun bisa memiliki riwayat komorbid sejak mereka lahir. Oleh sebab itu, para orangtua wajib mengetahui mengenai riwayat komorbid pada anak sejak dini untuk melakukan tindakan antisipasi.

Baca Juga: 5 Hal yang Harus Dilakukan Orangtua saat Anak dengan COVID-19 Jalani Isolasi Mandiri

“Penting sekali melakukan pemantauan kesehatan pada anak secara berkala. Kalau bayi usia 0-12 bulan harus dibawa ke dokter setiap bulan untuk vaksinasi, pemantauan pertumbuhan dan melihat perkembangannya. Sementara usia 1-2 tahun per 3 bulan harus dibawa ke dokter untuk memantau perkembangan dan vaksinasi,” ujar dr. Reza dalam Live Instagram Series bersama Okezone dan SINDOnews bertema COVID-19 pada Anak: Gejala dan Panduan Isoman, Kamis (22/7).

Dokter Reza mengatakan, dengan melakukan pemeriksaan rutin maka dokter bisa memeriksa anak secara menyeluruh sehingga ketahuan apabila anak memiliki riwayat penyakit seperti stunting, obesitas, kelainan jantung, atau penyakit-penyakit lain.

Baca Juga: Gara-Gara Covid-19, 1,5 Juta Anak Jadi Yatim Piatu

“Jadi lebih baik mencegah hal yang tidak diinginkan dengan cara kontrol rutin ke dokter untuk mengetahui penyakit bawaan yang dimiliki anak. Sebab mencegah akan lebih baik dampaknya dibandingkan mengobati,” tuntasnya.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Peringatan WDHD 2026,...
Peringatan WDHD 2026, Orang Tua Diajak Pahami Kesehatan Saluran Cerna Anak
Jangan Paksa Anak Makan...
Jangan Paksa Anak Makan Saat Demam, Ini Penjelasan Dokter!
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
1 dari 5 Anak Indonesia...
1 dari 5 Anak Indonesia Stunting, Dampaknya Bisa Ganggu Kecerdasan dan Prestasi
Instan Plong Rilis Produk...
Instan Plong Rilis Produk Anak setelah Laku Puluhan Ribu di 2025
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
Menerapkan Cukai MBDK...
Menerapkan Cukai MBDK 2026: Menyelamatkan Masa Depan Anak Indonesia
Awas Komorbid Kambuh!...
Awas Komorbid Kambuh! PPIH Minta Jemaah Haji Disiplin Minum Obat
Rekomendasi
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Berita Terkini
ADOR Turunkan Gugatan...
ADOR Turunkan Gugatan terhadap Danielle dan Min Hee-jin dari Rp510 Miliar Jadi Rp390 Miliar
Wardatina Mawa Tuntut...
Wardatina Mawa Tuntut Nafkah Anak Rp25 Juta, Bukan Rp500 Ribu
Mengenal HYROX, Olahraga...
Mengenal HYROX, Olahraga yang Disebut Mulai Geser Padel di Indonesia
Gold Medalist Berterima...
Gold Medalist Berterima Kasih kepada Penggemar yang Tetap Mendukung Kim Soo-hyun
Kangen Dono dan Kasino,...
Kangen Dono dan Kasino, Indro Warkop Ciptakan Lagu 'Dan Aku Rindu'
Tio Pakusadewo Dirawat...
Tio Pakusadewo Dirawat Akibat Gangguan Jantung, Dewi Irawan Buka Donasi
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved