Ilmuwan Ungkap Asal Usul Covid-19, Bukan dari Laboratorium
Jum'at, 23 Juli 2021 - 11:43 WIB
loading...
Ilmuwan Ungkap Asal Usul Covid-19 Bukan dari Laboratorium. Foto/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Ilmuwan mengungkapkan asal usul Covid-19 . 22 ilmuwan dari universitas dan lembaga penelitian China menerbitkan artikel yang mendukung asal usul virus corona baru dari alam di jurnal Science China Life Sciences.
Artikel itu muncul setelah 24 ilmuwan dari seluruh dunia menerbitkan surat terbuka di jurnal medis The Lancet bulan ini. Di mana menyatakan bahwa virus corona baru kemungkinan besar berasal dari alam dan bukan laboratorium.
Wu Chung-I, penulis artikel dan profesor biologi di Universitas Sun Yat-sen di Guangzhou, provinsi Guangdong, mengatakan kepada China Daily bahwa virus corona baru sangat baik beradaptasi dengan populasi manusia dibandingkan dengan virus corona di 2003.
Tingkat adaptasi ini kemungkinan besar telah berevolusi selama rentang waktu evolusi yang panjang karena virus mengakumulasikan serangkaian perbaikan kecil melalui mutasi acak.
Baca Juga : Kapan Pasien Covid-19 Sembuh dan Tak Menular? Ini Kriterianya
"Dalam pandangan ini, virus corona baru tidak mungkin berevolusi di pasar hewan di kota besar dan bahkan lebih kecil kemungkinannya di laboratorium," kata Wu dilansir dari The Star, Jumat (23/7).
Artikel itu muncul setelah 24 ilmuwan dari seluruh dunia menerbitkan surat terbuka di jurnal medis The Lancet bulan ini. Di mana menyatakan bahwa virus corona baru kemungkinan besar berasal dari alam dan bukan laboratorium.
Wu Chung-I, penulis artikel dan profesor biologi di Universitas Sun Yat-sen di Guangzhou, provinsi Guangdong, mengatakan kepada China Daily bahwa virus corona baru sangat baik beradaptasi dengan populasi manusia dibandingkan dengan virus corona di 2003.
Tingkat adaptasi ini kemungkinan besar telah berevolusi selama rentang waktu evolusi yang panjang karena virus mengakumulasikan serangkaian perbaikan kecil melalui mutasi acak.
Baca Juga : Kapan Pasien Covid-19 Sembuh dan Tak Menular? Ini Kriterianya
"Dalam pandangan ini, virus corona baru tidak mungkin berevolusi di pasar hewan di kota besar dan bahkan lebih kecil kemungkinannya di laboratorium," kata Wu dilansir dari The Star, Jumat (23/7).
Lihat Juga :