Diabetes Tipe 2, Waktu Makan Terbaik untuk Hindari Gula Darah Tinggi

loading...
Diabetes Tipe 2, Waktu Makan Terbaik untuk Hindari Gula Darah Tinggi
Diabetes Tipe 2, Waktu Makan Terbaik untuk Hindari Gula Darah Tinggi. Express.
JAKARTA - Waktu terbaik untuk makan penting diketahui guna menghindari kadar gula darah tinggi bagi penderita diabetes tipe 2. Kadar gula darah tinggi dapat menyebabkan serangkaian masalah yang sering menjadi gejala pertama diabetes sehingga menemukan cara alternatif untuk mengaturnya adalah kunci untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Dilansir dari Express, Selasa (3/8) menjalankan diet yang tepat dapat meniru efek insulin, tetapi apa yang Anda makan bukanlah satu-satunya hal yang diperhitungkan.

Menurut Dr Sarah Brewer mengatakan waktu makan juga berperan dalam pengendalian gula darah. Anda harus berusaha untuk makan pada waktu yang sama setiap hari, jadi cobalah untuk tetap pada waktu makan yang biasa saat makan di luar.

"Makan sedikit dan sering di siang hari mungkin lebih baik daripada makan tiga kali dalam jumlah besar tetapi selalu ikuti saran dokter Anda berdasarkan obat yang Anda minum," kata Brewer.



Untuk orang tanpa diabetes tipe 2 , penelitian terbaru menunjukkan bahwa frekuensi makan yang tinggi hingga enam kali sehari meningkatkan risiko kesehatan dibandingkan dengan frekuensi makan yang rendah yaitu satu sampai dua kali sehari.

Baca Juga : 1.139 Kasus Varian Covid-19 Ditemukan di Indonesia, Termasuk Varian Delta

"Ini mungkin terkait dengan efek menguntungkan dari puasa dalam mengurangi kadar kolesterol, peradangan , meningkatkan pemecahan sel yang rusak atau dan efek pada bakteri usus dan ketahanan terhadap stres," jelas Brewer.

Namun, ketika Anda menderita diabetes tipe 2, penting untuk menghindari jeda yang lama antara makan untuk menjaga kadar glukosa darah. Beberapa orang perlu makan setiap tiga hingga empat jam dan kebanyakan penderita diabetes tidak boleh makan lebih dari lima atau enam jam di antara waktu makan.

Ukuran porsi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan yang tersembunyi. Secara umum, yang terbaik adalah menghindari makan besar karena penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak kadar glukosa darah meningkat setelah makan, semakin tinggi risiko penyakit kardiovaskular Anda.

Penting juga untuk memeriksa kandungan gula dari makanan yang Anda makan. Brewer menyarankan untuk memeriksa label makanan yang dibeli karena beberapa mengandung lebih banyak gula daripada yang Anda harapkan.

Untuk membantu Anda mengidentifikasi penyebab terbaik dan terburuk untuk kontrol gula darah, Anda harus mengacu pada indeks glikemik (GI).



Baca Juga : Menkes Sebut Kematian Covid-19 Terjadi pada Pasien Belum Divaksin
(dra)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top