Paracetamol 500 Mg Obat Apa dan Bagaimana Dosis Pemakaiannya?
Rabu, 18 Agustus 2021 - 14:02 WIB
loading...
A
A
A
Berbeda dengan obat analgesik yang lain seperti aspirin dan ibuprofen, paracetamol tak memiliki sifat antiradang. Jadi paracetamol tidak tergolong dalam obat jenis obat anti-inflamasi nonsteroid (OAINS).
Pada beberapa kasus tertentu, paracetamol bisa menimbulkan efek samping, antara lain perut terasa mual, sakit perut bagian atas, gatal-gatal, kehilangan nafsu makan hingga urin berwarna gelap.
Baca Juga : Tekanan Darah Tinggi, Mimisan Gejala Serius Hipertensi
Paracetamol bisa menyebabkan kerusakan hati terutama jika penggunaanya melebihi dosis yang dianjurkan. Potensi efek samping ini meningkat pada orang-orang yang mengonsumsi alkohol.
Efek samping ringan pada saluran pencernaan misalnya mual dan muntah. Pada penggunaan dosis yang lebih tinggi, paracetamol diketahui meningkatkan resiko terjadinya perdarahan lambung.
Pada beberapa kasus tertentu, paracetamol bisa menimbulkan efek samping, antara lain perut terasa mual, sakit perut bagian atas, gatal-gatal, kehilangan nafsu makan hingga urin berwarna gelap.
Baca Juga : Tekanan Darah Tinggi, Mimisan Gejala Serius Hipertensi
Paracetamol bisa menyebabkan kerusakan hati terutama jika penggunaanya melebihi dosis yang dianjurkan. Potensi efek samping ini meningkat pada orang-orang yang mengonsumsi alkohol.
Efek samping ringan pada saluran pencernaan misalnya mual dan muntah. Pada penggunaan dosis yang lebih tinggi, paracetamol diketahui meningkatkan resiko terjadinya perdarahan lambung.
(wur)
Lihat Juga :