Lawan Varian Delta, Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Perlahan Tumpul Efektivitasnya

Kamis, 19 Agustus 2021 - 16:04 WIB
loading...
Lawan Varian Delta,...
Hasil penelitian itu memicu seruan untuk memberikan suntikan booster. / Foto: ilustrasi/ist
A A A
JAKARTA - Penelitian besar di Inggris mengungkapkan, vaksin mRNA Pfizer-BioNTech kehilangan efektivitas dalam 90 hari pertama terhadap varian Delta, sekalipun sudah disuntik dosis penuh.

Baca juga: Sering Cuci Tangan Bikin Tangan Anda Iritasi? Atasi dengan 5 Cara Berikut Ini

Vaksin AstraZeneca pun begitu, sekalipun masih dapat mencegah sebagian besar infeksi Covid-19. Artinya, ketika individu yang sudah divaksin terinfeksi varian Delta, tingkat virus di tubuhnya sama dengan mereka yang tidak divaksin.

Hasil penelitian itu memicu seruan untuk memberikan suntikan booster. Di Israel misalnya, negara itu memulai lebih dulu memberikan suntikan vaksin Pfizer dosis ketiga dan hasilnya menggembirakan, vaksin ketiga memberi proteksi 86 persen pada orang di atas 60 tahun.

Studi di Inggris yang dilakukan oleh Oxford University dan Kantor Statistik Nasional ini menganalisis lebih dari 3 juta tes PCR dari sampel acak orang untuk mendapat gambaran rinci infeksi akibat varian Delta yang mendominasi seluruh negeri tahun ini.

"Data kami dari uji dunia nyata bukan uji klinis menemukan bahwa vaksin Pfizer dan AstraZeneca perlahan tumpul efektivitasnya melawan varian Delta," kata Simon Clarke, seorang profesor di mikrobiologi seluler di Universitas of Reading, dikutip dari Bloomberg, Kamis (19/8).

"Dari studi ini, semakin meragukan kemungkinan terbentuknya kekebalan kelompok melalui vaksinasi," komentar pedas Sarah Walker, seorang profesor statistik medis dan epidemiologi di Oxford.

Dengan begitu, tambah Walker, upaya yang dapat dilakukan untuk melindungi orang yang tak divaksin adalah memvaksin sebanyak-banyaknya orang. "Saya khawatir, orang yang sudah divaksin saja bisa terinfeksi meski bergejala ringan, apalagi mereka yang tidak divaksin," katanya.

Di sisi lain, Profesor Kedokteran Farmasi di King's College London Penny Ward mengatakan bahwa temuan yang sudah diterbitkan pra-cetak ini memungkinkan pemberian vaksin booster mRNA untuk mereka yang sudah menerima vaksin AstraZeneca. Dengan booster tersebut, diharapkan risiko masuk rumah sakit dengan gejala berat dapat ditekan untuk orang yang menerima AstraZeneca.

Baca juga: Dari Empat Produsen Vaksin Covid, Indonesia Telah Menerima 190 Juta Dosis

"Tidak ada vaksin yang sepenuhnya melindungi seseorang dari serangan varian Delta," kata Ward. "Tapi, dengan tetap menerima vaksin, insiden rawat inap gejala berat sangat minim ditemukan saat ini, artinya, vaksin dapat melindungi seseorang dari keparahan infeksi Covid-19," jelasnya.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Program Vaksin Covid-19...
Program Vaksin Covid-19 Anak 6 Bulan-11 Tahun Mulai Berjalan Maret 2023
Aman dan Bermanfaat,...
Aman dan Bermanfaat, Pfizer Sarankan Anak 5-11 Tahun Diberi Vaksin Booster
Pfizer Tunda Pengajuan...
Pfizer Tunda Pengajuan Vaksin Covid-19 untuk Anak di Bawah Umur 5 Tahun, Ini Alasannya
CDC Sebut Vaksin Pfizer...
CDC Sebut Vaksin Pfizer Efektif Lindungi Anak 12-18 Tahun dari Komplikasi Langka Covid-19
Kemenkes Prioritaskan...
Kemenkes Prioritaskan 1,5 Juta Dosis Vaksin Pfizer untuk Usia 18+ dan Ibu Hamil
Studi: Vaksin Moderna...
Studi: Vaksin Moderna dan Pfizer Dapat Dipergunakan untuk Pasien Sirosis
BPOM Izinkan Vaksin...
BPOM Izinkan Vaksin Covid-19 untuk Anak 6 Bulan, Dinkes DKI Tunggu Regulasi Kemenkes
Ini Link Daftar Sentra...
Ini Link Daftar Sentra Vaksinasi Gratis MNC Peduli
Covid-19 Jadi Bisnis,...
Covid-19 Jadi Bisnis, Pfizer Naikkan Harga Vaksin 25 Persen, Moderna Naik 10 Persen
Rekomendasi
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Berita Terkini
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Desainer Indonesia Ditantang...
Desainer Indonesia Ditantang Jadi Agen Perubahan, Tak Lagi Sekadar Estetika
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved