Studi: Tidak Ada Jaminan Pembentukan Antibodi Setelah Sembuh Covid-19
Kamis, 02 September 2021 - 13:11 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan logika ini, beberapa orang yang sudah pernah terinfeksi akan berpikir tidak perlu divaksinasi. Atau jika mereka divaksinasi, mereka berpikir bahwa mereka hanya membutuhkan dosis pertama dari dua dosis vaksin Pfizer/Moderna," kata Profesor Antropologi di Weinberg College of Arts and Sciences, Amerika, Thomas McDade, seperti dilansir laman Times Now News, Kamis (2/9/2021).
Ia menuturkan bahwa penelitannya menunjukkan bahwa paparan sebelumnya terhadap SARS-CoV-2 tidak menjamin tingkat antibodi yang tinggi, juga tidak menjamin respons antibodi yang kuat pada dosis vaksin pertama.
“Untuk orang yang terinfkesi lalu memiliki gejala ringan atau tanpa gejala, respons antibodi mereka terhadap vaksinasi pada dasarnya sama dengan orang yang belum pernah terpapar sebelumnya," tambah Thomas.
Untuk penelitian ini, tim menguji sampel darah dari orang dewasa yang telah tertular Covid untuk mengukur berapa lama manfaat kekebalan dari vaksin Pfizer dan Moderna bertahan dan seberapa baik vaksin melindungi dari varian yang lebih baru.
Baca Juga: Koopsau II Kembali Gelar Serbuan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua
Ia menuturkan bahwa penelitannya menunjukkan bahwa paparan sebelumnya terhadap SARS-CoV-2 tidak menjamin tingkat antibodi yang tinggi, juga tidak menjamin respons antibodi yang kuat pada dosis vaksin pertama.
“Untuk orang yang terinfkesi lalu memiliki gejala ringan atau tanpa gejala, respons antibodi mereka terhadap vaksinasi pada dasarnya sama dengan orang yang belum pernah terpapar sebelumnya," tambah Thomas.
Untuk penelitian ini, tim menguji sampel darah dari orang dewasa yang telah tertular Covid untuk mengukur berapa lama manfaat kekebalan dari vaksin Pfizer dan Moderna bertahan dan seberapa baik vaksin melindungi dari varian yang lebih baru.
Baca Juga: Koopsau II Kembali Gelar Serbuan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua
Lihat Juga :