Studi: Antibodi Vaksin Booster Sinopharm Menurun 53 Persen Usai 6 Bulan
Rabu, 23 Februari 2022 - 23:28 WIB
loading...
Studi terbaru menemukan bahwa antibodi vaksin booster Sinopharm yang diberikan kepada orang-orang yang telah divaksin dua dosis menurun tajam usai 6 bulan. Foto/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Studi terbaru menemukan bahwa antibodi vaksin booster Sinopharm yang diberikan kepada orang-orang yang telah divaksin dua dosis menurun tajam usai 6 bulan. Temuan ini berdasarkan penelitian di China.
Dilansir dari Reuters, Rabu (23/2/2022) para peneliti mengatakan tingkat antibodi turun hingga 53 persen terhadap varian Omicron sekitar 26 minggu pasca pemberian dosis ketiga BBIBP-CorV Sinopharm. Makin menurun jika dibandingkan tingkat antibodi 2 minggu setelah dosis ketiga.
Baca Juga: Perbedaan Omicron dengan Flu Biasa, Kenali Jangan Sampai Salah
Dilansir dari Reuters, Rabu (23/2/2022) para peneliti mengatakan tingkat antibodi turun hingga 53 persen terhadap varian Omicron sekitar 26 minggu pasca pemberian dosis ketiga BBIBP-CorV Sinopharm. Makin menurun jika dibandingkan tingkat antibodi 2 minggu setelah dosis ketiga.
Baca Juga: Perbedaan Omicron dengan Flu Biasa, Kenali Jangan Sampai Salah
Vaksin booster ini diberikan ke 38 orang petugas kesehatan di China yang 5 bulan sebelumnya sudah lengkap divaksinasi dua dosis. Dalam studi yang sama, ditemukan juga jika suntikan dosis keempat sebagai booster lanjutan, yang diberikan 6 bulan setelah dosis ketiga tidak secara signifikan meningkatkan antibodi terhadap Omicron.
Menurut penelitian tersebut, vaksin Covid-19 yang berbasis protein atau vaksin mRNA tertentu berdasarkan informasi genetik dari Omicron, bisa jadi pilihan alternatif yang baik untuk dosis booster lebih lanjut.
Baca Juga: Awas! Gejala Omicron Ini Hanya Dialami oleh Lansia
Studi yang dilakukan oleh para peneliti di sebuah rumah sakit yang berafiliasi dengan Universitas Sun Yat-sen ini diketahui tidak mempelajari dampak vaksin dosis keempat pada respons imun seluler, yang merupakan bagian berbeda dari sistem kekebalan manusia daripada respons berbasis antibodi.
(dra)