Kasus Covid-19 di Indonesia Menurun, Namun Dokter Ingatakan Corona Masih Ada

loading...
Kasus Covid-19 di Indonesia Menurun, Namun Dokter Ingatakan Corona Masih Ada
Kasus positif Covid-19 di Indonesia telah menurun secara signifikan. Namun, dokter mengingatkan bahwa virus corona masih ada sehingga penting menjaga prokes. Foto/JDRF.
JAKARTA - Kasus positif Covid-19 di Indonesia telah menurun secara signifikan. Namun, dokter mengingatkan bahwa virus corona masih ada sehingga tetap menjaga protokol kesehatan (prokes).

Saat ini sejumlah ruang atau fasilitas publik serta pembelajaran tatap muka (PTM), kembali dibuka meski mewajibkan protokol kesehatan secara ketat. PTM terbatas ini diizinkan di wilayah PPKM level 1-3.

Dikabarkan setidaknya ada 91% (490.217) dari 540 ribu sekolah yang sudah boleh melakukan PTM terbatas. Sementara untuk ruang dan fasilitas publik, pemerintah mewajibkan masyarakat menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19 , dr. Muhamad Fajri Adda'i mengimbau masyarakat melalui Instagram pribadinya @dr.fajriaddai, agar selalu waspada dan tidak menganggap remeh Covid-19 meski angka kasus positif harian telah menurun.



"PPKM sudah lebih longgar, tapi prokes jangan longgar ya. Virus corona masih ada!," kata dr. Fajri dikutip Jumat (17/9/2021).

Baca Juga: Obat Diabetes yang Biasa Diresepkan Dokter, Ini Daftarnya!

Dalam unggahannya tersebut, dr. Fajri pun mengajak masyarakat untuk saling menjaga diri dari infeksi Covid-19. Caranya dengan tetap waspada untuk mencegah rantai penularan Covid-19, seperti berikut ini:

1. Jaga jarak fisik dengan orang lain meskipun tidak tampak sakit.

2. Gunakan masker terutama di tempat umum atau berdekatan dengan orang lain.

3. Rutin mencuci tangan.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top