Professional Women’s Week, Angkat Kiprah Wanita dalam Dunia Usaha dengan Predikat Multiperannya
Selasa, 21 September 2021 - 16:46 WIB
loading...
A
A
A
Sifat multiperan wanita ternyata juga menjadi tantangan lain. Dalam satu waktu perempuan dituntut untuk bisa menjalankan peran sebagai ibu, istri, anak, sekaligus sahabat bagi orang-orang di sekitarnya. "Bagi para wanita yang ingin memulai bisnis, ketiga variabel tersebut perlu dipikirkan secara bijak," imbuh Indrawan.
Indrawan menegaskan pentingnya support system bagi perempuan yang menjalankan bisnis. Dengan terbangunnya support system yang dapat diandalkan, maka sebagian pekerjaan dapat didelegasikan.
“Di sini pentingnya memilih bisnis yang fleksibel dari sisi waktu dan tidak membuat stag. Anda punya kontrol, kapan Anda bekerja, kapan Anda ada waktu untuk keluarga. Pilihlah tim yang dapat diandalkan. Pilihlah karyawan yang dari awal benar-benar dapat diandalkan. Mendapatkan tim semacam ini memang tidak seperti sulap, butuh waktu. Dengan terbangunnya system kerja, maka wanita pengusaha ini akan tetap selalu hadir untuk suami, anak-anak, dan keluarganya pada saat dibutuhkan,” urai Indrawan.
Dalam acara yang sama namun di sesi webinar berbeda, tiga wanita inspiratif yaitu Prita Kemal Gani (Founder dan CEO LSPR), Intan Ayu Kartika (Brand Director Danone-Aqua), dan Hany Seviatry (Owner Batik Krakatoa) berbagi pengalaman mereka dalam membagi waktu antara karier dan keluarga.
“Saya bersyukur karena dalam Islam, perempuan dikarunia Allah rasa cinta dan kasih sayang. Ini menjadi motivasi karena kita diberikan kelebihan multiperan sebagai ibu sekaligus pekerja. Yang saya rasakan kehidupan jadi seimbang dan membanggakan,” ungkap Intan dalam webinar bertajuk Sukses Berkarier di Tengah Tantangan Multiperan dan Pandemi Covid-19 yang dipandu oleh Elly Simanjuntak.
Sementara Prita Kemal Gani membeberkan kiatnya menghadapi Covid-19 bersama keluarga. Istri pengusaha media Kemal Gani itu mengatakan, pandemi membuatnya memiliki banyak waktu untuk membangun kebersamaan dengan ketiga anaknya.
Indrawan menegaskan pentingnya support system bagi perempuan yang menjalankan bisnis. Dengan terbangunnya support system yang dapat diandalkan, maka sebagian pekerjaan dapat didelegasikan.
“Di sini pentingnya memilih bisnis yang fleksibel dari sisi waktu dan tidak membuat stag. Anda punya kontrol, kapan Anda bekerja, kapan Anda ada waktu untuk keluarga. Pilihlah tim yang dapat diandalkan. Pilihlah karyawan yang dari awal benar-benar dapat diandalkan. Mendapatkan tim semacam ini memang tidak seperti sulap, butuh waktu. Dengan terbangunnya system kerja, maka wanita pengusaha ini akan tetap selalu hadir untuk suami, anak-anak, dan keluarganya pada saat dibutuhkan,” urai Indrawan.
Dalam acara yang sama namun di sesi webinar berbeda, tiga wanita inspiratif yaitu Prita Kemal Gani (Founder dan CEO LSPR), Intan Ayu Kartika (Brand Director Danone-Aqua), dan Hany Seviatry (Owner Batik Krakatoa) berbagi pengalaman mereka dalam membagi waktu antara karier dan keluarga.
“Saya bersyukur karena dalam Islam, perempuan dikarunia Allah rasa cinta dan kasih sayang. Ini menjadi motivasi karena kita diberikan kelebihan multiperan sebagai ibu sekaligus pekerja. Yang saya rasakan kehidupan jadi seimbang dan membanggakan,” ungkap Intan dalam webinar bertajuk Sukses Berkarier di Tengah Tantangan Multiperan dan Pandemi Covid-19 yang dipandu oleh Elly Simanjuntak.
Sementara Prita Kemal Gani membeberkan kiatnya menghadapi Covid-19 bersama keluarga. Istri pengusaha media Kemal Gani itu mengatakan, pandemi membuatnya memiliki banyak waktu untuk membangun kebersamaan dengan ketiga anaknya.
Lihat Juga :